Menuju konten utama

Prasetyo: Sugiono Tetap Jabat Menlu meski Jadi Sekjen Gerindra

Prasetyo menilai tidak masalah Sugiono merangkap jabatan sebagai Menlu RI sekaligus Sekjen Partai Gerindra bersamaan.

Prasetyo: Sugiono Tetap Jabat Menlu meski Jadi Sekjen Gerindra
Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw di Kompleks MPR/DPR RI, Senin (4/8/2025). tirto.id/M. Irfan Al Amin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) DPP Partai Gerindra, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa Sugiono tidak akan mengundurkan diri dari posisi Menteri Luar Negeri RI setelah dilantik menjadi Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra menggantikan Ahmad Muzani.

"Untuk sementara waktu masih menjalankan dua tugas, dan saya rasa juga tidak ada masalah karena selama ini di partai pun beliau-beliau yang diberi amanah di partai juga memegang jabatan di institusi yang lain," kata Prasetyo Hadi, di Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Senin (4/8/2025).

Dia menjelaskan bahwa selama ini kepengurusan Partai Gerindra dilaksanakan secara kolektif dan kolegial. Oleh karena itu, kegiatan kesekretariatan tidak hanya dijalankan seorang diri, melainkan bersama pengurus partai lainnya.

"Partai itu kan kolektif-kolegial ya. Jadi misalnya disebut sekretaris jenderal ya beliau tidak juga kemudian bekerja sendiri," terangnya.

Sebagai partai yang telah berdiri sejak 2008, Prasetyo menyebut Partai Gerindra telah mapan secara kepengurusan sehingga pengurus partai berlambang burung garuda itu dapat bekerja secara simultan bersamaan dengan institusi lain di luar partai.

"Dan sebagai partai besar, perangkat atau sistem itu kan sudah relatif mapan. Sehingga kalau bicara tugas beliau, baik sebagai sekjen maupun sebagai menteri luar negeri, menurut hemat saya tidak ada masalah," jelasnya.

Prasetyo menambahkan bahwa pergantian posisi di internal Gerindra merupakan hal yang biasa demi stabilitas organisasi. Dia menegaskan, Partai Gerindra mengedepankan regenerasi kader sehingga roda organisasi terus berjalan.

"Jadi kita merasa terutama bahwa Ketua Dewan Pembina, Ketua Umum sudah waktunya ada regenerasi," jelasnya.

Pria yang kini menjabat sebagai Mensesneg itu juga mengapresiasi kinerja Ahmad Muzani yang kini dilantik menjadi Ketua Dewan Kehormatan Sekretaris Dewan Pembina Partai Gerindra. Menurutnya, Muzani telah berprestasi mengawal Gerindra hingga 18 tahun dan mengusung 18 tahun lamanya.

"Sejak partai berdiri sampai hari ini dengan segala dinamika, naik turun, di ujung prestasi terbesar sebagai sekjen untuk mengantar Bapak Prabowo Subianto terpilih menjadi presiden," terangnya.

Baca juga artikel terkait PARTAI GERINDRA atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Andrian Pratama Taher