Menuju konten utama

Pramono Serahkan 3.419 SK ke CPNS Baru Pemprov Jakarta

Pramono Anung menekankan bahwa proses rekrutmen CPNS di Jakarta berjalan secara transparan.

Pramono Serahkan 3.419 SK ke CPNS Baru Pemprov Jakarta
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Pramono Anung (kedua kanan) meninjau menu makanan yang dijual di Kantin Sehat SMKN 57 Jakarta, Selasa (20/5/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/foc.

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 3.419 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) baru di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/5/2025) pagi.

Kepada para CPNS baru, Pramono berpesan agar mereka dapat berkarya dengan baik dan juga taat kepada aturan dan hukum yang berlaku.

“Saya sendiri selalu berkeinginan bahwa ASN atau PNS kita itu betul-betul bisa berkarya dengan baik, taat pada aturan main, taat pada hukum,” ujar Pramono di Balai Kota, Rabu (28/5/2025).

Pramono juga menyampaikan bahwa para CPNS adalah orang-orang terpilih yang bisa bersaing dengan banyaknya peserta. Meski begitu, ia menekankan bahwa proses rekrutmen CPNS di Jakarta berjalan secara transparan.

“Saudara pasti bersaing dengan sebegitu banyaknya. Tetapi karena di DKI ini semuanya transparan, kredibel, akuntabel, terbuka, semua bisa diakses dengan gampang,” ucapnya.

Ia juga berharap, nantinya para CPNS bisa bekerja dengan sungguh-sungguh dan memanfaatkan segala peluang yang tersedia.

“Dan untuk itu, saudara-saudara sekalian dituntut untuk kerja keras dan sungguh-sungguh. Karena di DKI Jakarta ini kesempatan banyak sekali,” kata Pramono.

Politikus senior PDIP itu menjelaskan pada tahun ini Pemprov Jakarta membuka formasi CPNS sebanyak 4.413. Namun, total CPNS yang diterima hanya mencapai 3.419.

Untuk 900 lebih formasi yang masih kosong, Pramono menyebut hal itu terjadi salah satunya karena kurangnya lulusan D3 manajemen yang menjadi syarat salah satu formasi.

“Memang ada 900 lebih yang tidak terpenuhi karena berbagai alasan, termasuk adanya satu formasi yang syaratnya itu D3 khusus untuk manajemen, dan ternyata nggak ada yang bisa melamar karena memang sekolah itu rupanya belum meluluskan,” jelasnya.

Sedangkan dari total 3.419 CPNS yang diterima, Pramono menyebut 3.369 orang berasal dari formasi umum, 35 orang dari formasi lulusan terbaik, dan 15 orang dari formasi disabilitas.

“Tetapi dari 3.419 yang akan mulai bertugas nanti tanggal 2 Juni 2025 ini, 3.369 adalah formasi umum, kemudian 35 orang dari formasi lulusan terbaik dari sekolah masing-masing mereka yang rata-rata cumlaude memang kita merekrut untuk itu, 15 orang adalah disabilitas,” katanya.

Bagi CPNS dari formatur disabilitas, Pramono menekankan tidak ada perlakuan khusus bagi mereka. Mereka akan ditempatkan sesuai dengan kemampuannya masing-masing.

“Jadi yang 15 disabilitas kami terus terang tidak membedakan ketika sudah diterima apakah dia disabilitas atau tidak. Sehingga dia bisa bekerja dimana saja sesuai dengan kemampuannya,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait PEMPROV JAKARTA atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto