Menuju konten utama

Pramono Pastikan KJP Tetap Berlaku Meski Ada Sekolah Rakyat

KJP akan tetap diberikan selama para penerima manfaat masih berstatus sebagai siswa semua sekolah di Jakarta, termasuk Sekolah Rakyat.

Pramono Pastikan KJP Tetap Berlaku Meski Ada Sekolah Rakyat
Sejumlah anak menunjukkan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang diterima saat pendistribusian tahap dua 2016 di Kantor Walikota Jakarta Barat, Minggu (26/2). Bank DKI kembali menistribusikan 35.127 Kartu Jakarta Pintar di empat wilayah administratif DKI Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/ama/17

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa Kartu Jakarta Pintar (KJP) akan tetap berlaku setelah program Sekolah Rakyat besutan Kementerian Sosial (Kemensos) dimulai pada Juli 2025 mendatang.

Pramono menjelaskan KJP akan tetap diberikan selama para penerima manfaat masih berstatus sebagai siswa. KJP disebutnya juga akan tetap berlaku di semua sekolah di Jakarta, tak terkecuali Sekolah Rakyat.

“Jadi yang KJP itu berlaku selama dia tetap menjadi siswa. Sekolahnya di mana aja ya tetap nanti KJP-nya diberikan,” ujar Pramono kepada para wartawan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (26/6/2025).

Menurut Pramono, KJP bukan hanya diberikan untuk membantu kebutuhan para siswa, melainkan juga anggota keluarga lainnya yang tergolong tidak mampu.

Sebab, ia mencontohkan, dengan KJP, keluarga tidak mampu bisa membeli sejumlah kebutuhan pokok seperti daging, beras, hingga gula.

“Karena KJP itu manfaatnya bukan hanya kepada siswa, tetapi mohon maaf, juga kepada keluarga yang tidak mampu. Karena mereka bisa membeli daging, membeli beras, makanan dan sebagainya dari [KJP] itu,” terang Pramono.

“KJP bisa [dipakai] ke [Pasar] Kramat Jati [untuk] beli daging, beli beras, beli gula, dan sebagainya,” lanjutnya.

Untuk menyukseskan program Sekolah Rakyat, Pramono mengatakan, Pemprov Jakarta juga telah melakukan koordinasi dengan Kemensos.

Salah satu yang telah dilakukan adalah menyediakan lahan yang akan digunakan untuk program Sekolah Rakyat. Sehingga menurutnya, pelaksanaan program itu tidak menjadi masalah di Jakarta.

“Pemerintah Jakarta sudah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial. Karena memang koordinasi untuk sekolah rakyat ini kan akan dibimbing oleh Kementerian Sosial. Dan kami sudah menyiapkan, bahkan lahannya dan tempatnya sudah. Kalau untuk Jakarta enggak jadi masalah,” sebut Pramono.

Baca juga artikel terkait KARTU JAKARTA PINTAR atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Bayu Septianto