tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengklaim pertumbuhan ekonomi di Jakarta berada di atas rata-rata yang ditetapkan secara nasional. Tingkat pertumbuhan ekonomi itu disebutnya masih tinggi meskipun diterpa dengan tekanan ekonomi global.
“Ketika tekanan akibat ekonomi global yang tinggi, alhamdulillah pertumbuhan ekonomi Jakarta yang dirilis kemarin itu masih di atas rata-rata nasional,” kata Pramono di Taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).
Sehingga menurut Pramono, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu menunjukan bahwa pengelolaan kota Jakarta berjalan dengan baik.
Ia juga menyampaikan bahwa Jakarta menjadi kota yang menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) atau GDP terbesar di Indonesia.
“Tidak gampang untuk [mengelola] Jakarta yang begitu besar, yang sekarang ini memberikan kontribusi bagi GDP kita, bagi ekonomi nasional adalah sekitar 16 persen,” urainya.
Atas pencapaian itu, Pramono mengaku sudah menginstruksikan jajarannya di Balai Kota Jakarta untuk mempertahankan tingkat pertumbuhan ekonomi serta pendapatan dari sektor pajak yang sudah tinggi.
“Maka saya meminta kepada teman-teman di Balai Kota yang sekarang ini revenue pajaknya sudah di atas nasional, tetap kita lanjutkan,” ucap Pramono.
Politisi PDIP itu menambahkan, tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi itu akan dimanfaatkan untuk membangun dan mempercantik kota Jakarta. Dengan begitu, ia mengatakan juga akan membuka peluang bagi setiap orang yang hendak bekerja di Jakarta.
“Mudah-mudahan ini akan menjadi kontribusi kita untuk memperindah Jakarta, juga membuka ruang bagi masyarakat yang datang dari manapun akan bekerja di Jakarta,” pungkasnya.
Penulis: Naufal Majid
Editor: Dwi Aditya Putra
Masuk tirto.id






































