tirto.id - Sejumlah tokoh nasional, mulai dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sampai mantan Menteri Pertahanan, Agum Gumelar, melayat ke rumah duka Wakil Presiden ke-6, Try Sutrisno, di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/3/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan Tirto di lokasi, Pramono berada di lokasi rumah duka pada sekira pukul 09.45 WIB. Setelahnya, datang pula Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, di rumah duka.
Sementara itu, Agum Gumelar datang di rumah duka pada sekira pukul 10.32. Ia datang bersamaan dengan Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufik Hidayat.
Kepada awak media, Pramono sempat menyampaikan kenangannya terhadap sosok mendiang Try Sutrisno. Menurutnya, ia telah mengenal Try sejak 1995 silam.
“Beliau ini adalah sosok bapak bangsa yang merangkul semua orang. Saya mengenal beliau dari tahun sekitar ‘95, jadi mengenalnya cukup lama sekali. Dan kita semua kehilangan orang yang sampai akhir hayatnya mendedikasikan hidupnya untuk bangsa dan negara,” ujar Pramono.
Pramono mengatakan, ia terakhir kali bertemu mantan Panglima ABRI itu sekitar lima sampai enam bulan yang lalu. Saat itu, Try masih aktif di Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Namun, Pramono mengakui dalam beberapa waktu terakhir, kondisi kesehatan Try sempat menurun.
“Kondisinya memang terakhir-terakhir ini kan beliau mengalami penurunan, tetapi semangatnya nggak pernah turun. Dalam usia beliau pada waktu hampir 90 tahun, semangatnya nggak pernah turun,” ucap Pramono.
Sebelumnya diberitakan, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrino meninggal dunia di RSPAD pukul 06.58 WIB. Try Sutrisno meninggal dunia dalam usia 90 tahun
"Benar, Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'uun. Telah meninggal dunia Jenderal TNI (Purn) H Try Sutrisno, Wapres ke-6 RI pada hari ini Senin 02 Maret 2026 di RSPAD jam 06.58 WIB," kata Komandan Paspampres RI, Mayjen TNI Edwin Adrian Sumantha, saat dikonfirmasi Tirto, Senin (2/3/2026).
Edwin menyebut, jenazah akan dimandikan di rumah duka RSPAD. Kemudian, akan dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta no 6, Menteng, Jakarta Pusat.
"Mohon dimaafkan segala kesalahan dan khilaf almarhum semasa hidup. Semoga amal ibadah Almarhum diterima di sisi Allah SWT, Kami mohon do'a dari Bapak Ibu sekalian agar Almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya...Aamiin Aamiin Aamiin YRA," ucap dia.
Try Sutrisno lahir di Surabaya pada 15 November 1935. Dia dikenal sebagai sosok purnawirawan TNI yang bersahaja.
Sebelum menjabat sebagai Wakil Presiden RI periode 1993–1998 bersama Presiden Soeharto, Try Sutrisno mengemban amanah sebagai Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI).
Penulis: Naufal Majid
Editor: Farida Susanty
Masuk tirto.id

































