Menuju konten utama

Prabowo Minta Presiden Korsel Tambah Konser K-Pop di Indonesia

Pemerintah berharap banyak penggemar K-Pop dari berbagai negara menonton konser di Indonesia.

Prabowo Minta Presiden Korsel Tambah Konser K-Pop di Indonesia
Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono dalam konferensi pers Update Program Prioritas serta Penguatan Posisi Indonesia di Dunia Internasional dan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026). tirto.id/Qonita Azzahra
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungannya ke Gedung Biru, Korea Selatan, beberapa waktu lalu, meminta kepada Presiden Lee Jae Myung untuk meningkatkan intensitas penyelenggaraan konser K-Pop di Indonesia.

Menurut Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, jika terealisasi ini akan menjadi sebuah oleh-oleh yang menggembirakan bagi penggemar K-Pop di Tanah Air.

“Dan kemarin juga dalam sebuah percakapan disampaikan kepada ini khusus untuk penggemar K-pop berencana untuk meningkatkan jumlah konser bagi para pecinta K-Pop,” ungkap Sugiono dalam konferensi pers Update Program Prioritas serta Penguatan Posisi Indonesia di Dunia Internasional dan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital, di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).

Sugiono menambahkan permintaan untuk meningkatkan intensitas penyelenggaraan konser K-Pop di Indonesia dinilai akan lebih mungkin terjadi karena ada beberapa anggota grup idola (idol group) K-Pop yang merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Carmen dari grup asuhan SM Entertainment, Hearts2Hearts dan juga Kim dari grup VVUP adalah beberapa di antaranya.

“Karena ternyata ada juga saya juga baru tahu Pak KSP (Kepala Kantor Staf Presiden, Muhammad Qodari), personel dari grup-grup di sana dan juga ada orang Indonesia yang forgive my ignorance,” tambahnya.

Namun, di samping memberikan kabar baik bagi para penggemar K-Pop di Indonesia, permintaan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan para penggemar K-Pop dari berbagai belahan dunia lainnya.

“Tapi tentu saja sekali lagi kunjungan ini merupakan satu kunjungan dimana kita ingin menghasilkan sesuatu yang sifatnya dirasakan langsung oleh rakyat Indonesia dari hubungan kita dengan berbagai negara dunia,” kata Sugiono.

Sementara itu, dalam kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan beberapa waktu lalu, Indonesia telah mengantongi komitmen investasi mencapai 10 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

Komitmen investasi tersebut berasal dari 10 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang diteken antara lembaga pemerintah serta 17 MoU antara pelaku bisnis kedua negara.

“Kemudian juga komitmen-komitmen yang terjadi ataupun dilakukan pada saat kunjungan tersebut Di Jepang sendiri ada satu kesepakatan dagang yang dilakukan sebesar kurang lebih 23,63 miliar dolar AS. Kemudian di Korea Selatan sebesar 10 miliar dolar AS,” papar Sugiono.

Baca juga artikel terkait INDONESIA-KORSEL atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Bayu Septianto