tirto.id - Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, mengatakan korban tewas akibat pengeroyokan di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, menjadi dua orang. Salah satu korban yang sempat dirawat di rumah sakit juga dikabarkan telah meninggal dunia.
Kedua korban merupakan penagih utang alias mata elang.
"Yang meninggal ada dua, yang satu kritis, tadi akhirnya meninggal juga, sekarang lagi proses di Rumah Sakit Kramat Jati," kata Mansur di sekitar warung makan yang mengalami kerusakan oleh sejumlah mata elang di Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2025).
Mansur mengungkap aksi pengeroyokan terhadap penagih utang alias mata elang hingga tewas itu dilakukan oleh sekelompok orang tanpa menggunakan senjata alias tangan kosong.
"Iya murni pakai tangan kosong," kata Mansur.
Dugaan tersebut muncul, karena menurut temuan kepolisian tidak ada luka sayatan benda tajam maupun benda tumpul.
"Kalau luka sajam (senjata tajam) enggak ada, benda tumpul enggak ada, itu hanya menggunakan tangan saja, tangan kosong," ungkapnya.
Mansur mengungkapkan dari barang bukti yang ditemukan tidak ada senjata api maupun senjata tajam.
"Enggak ada, kita pastikan tidak ada. Nihil untuk membawa penembakan, senjata tajam dan lainnya," jelasnya.
Dirinya menjelaskan aksi kekerasan terjadi sebanyak dua kali. Peristiwa pertama sesaat setelah mata elang berupaya menarik kendaraan bermotor yang kemudian dibalas dengan aksi pengeroyokan pada Kamis (11/12/2025) pukul 15.30 WIB.
Serangan balasan kemudian diluncurkan karena pihak mata elang yang dikeroyok diketahui meninggal dunia.
Akibatnya insiden ini, sembilan warung makan hancur akibat serangan benda tumpul dan kobaran api yang disulut oleh pihak yang merupakan rekanan dari mata elang.
"Ya itu namanya massa banyak, mereka hanya sifatnya kayak bergantian saja untuk pelampiasan emosinya, karena mengingat rasa solidaritas yang tinggi, temannya ada yang meninggal," ungkapnya.
Saat ini, aparat kepolisian menerjunkan satu kompi personel Brimob, dua Kompi Sabhara, dan pasukan tambahan dari Polsek Pancoran serta Polres Jakarta Selatan.
"Situasi secara umum sudah kondusif, sudah aktivitas warga juga sudah normal kembali. Tinggal pembersihan puing-puing saja," ujarnya.
Penulis: Irfan Amin
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































