tirto.id - Polda Jambi masih menunggu hasil investigasi tim Kementerian Kesehatan RI terkait kasus meninggalnya seorang dokter magang (internship) Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya di RSUD K.H. Daud Arif, Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi dari keluarga korban maupun rumah sakit.
"Namun, kami pastikan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau perkembangan kasus tersebut," katanya di Jambi, Senin (4/5/2026).
Pihak terkait yang dimaksud Erlan dalam hal ini adalah Dinas Kesehatan, RSUD, dan Kementerian Kesehatan.
Sebelumnya, informasi yang beredar menyebut almarhumah dokter magang Myta Aprilia Azmy mengalami kelelahan ekstrem sebelum meninggal dunia pada akhir April 2026.
Dugaan beban kerja berlebih yang dialami dokter magang tersebut memicu sorotan dari berbagai kalangan, termasuk organisasi profesi dan masyarakat.
Kemenkes menurunkan tim ke Jambi untuk melakukan audit internal dan memeriksa sistem penugasan dokter magang di RSUD K.H. Daud Arif.
Tim sedang menelusuri jadwal dinas, beban kerja, sistem pembinaan, serta kondisi kesehatan almarhumah selama menjalani program magang itu.
“Kami menghormati proses yang sedang berjalan di Kemenkes. Hasil investigasi tim Kemenkes akan menjadi dasar kami untuk menentukan langkah hukum selanjutnya. Jika ditemukan unsur pidana, tentu akan kami proses sesuai ketentuan,” kata Erlan.
Polda Jambi pun mengimbau semua pihak tidak berspekulasi dan lebih baik menunggu hasil investigasi resmi.
“Kami memahami duka keluarga dan keprihatinan publik. Kami terbuka jika nantinya ada laporan polisi yang masuk dan untuk saat ini kami koordinasi dan menunggu hasil tim Kemenkes,” kata Erlan.
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id

































