tirto.id -
Pos DIV Polda Jabar sementara ditempatkan di Puskesmas Pasirlangu untuk menangani jenazah hasil evakuasi tim SAR gabungan. Pantauan kontributor Tirto di lokasi, sejumlah masyarakat menunggu hasil identifikasi keluarga mereka yang berhasil dievakuasi.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menuturkan seluruh jenazah tersebut merupakan hasil evakuasi tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BNPB, Polri, Brimob, dan TNI.
“Sebanyak 16 kantong jenazah saat ini berada di Pos DVI Polda Jawa Barat. Seluruhnya menjalani proses postmortem untuk keperluan identifikasi,” kata Hendra kepada wartawan di Puskesmas Pasirlangu, Minggu (25/1/2025).
Hendra menjelaskan, proses postmortem dilakukan dengan pemeriksaan fisik terhadap jenazah, meliputi gigi, wajah, sidik jari, serta indikator lain yang mendukung identifikasi.
Ia menjelaskan, dari data postmortem itu dicocokan dengan identitas korban secara manual maupun digital elektronik, yang bersumber dari data tunggal kependudukan berupa KTP dan data antemortem dari pihak keluarga.
Dari 16 kantong jenazah yang berhasil dievakuasi per pukul 12.00 WIB, Minggu (25/1/2026), Hendra menjelaskan terdapat dua potongan tubuh berupa tangan dan kaki. Hingga saat ini, tujuh jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.
Identitas tujuh korban yang telah berhasil diidentifikasi adalah sebagai berikut:
1. Suryana, laki-laki, 57 tahun
2. Jajang Tarta, laki-laki, 35 tahun
3. Nining, perempuan, 40 tahun
4. Dadang Apung, laki-laki, 60 tahun
5. Nurhayati, perempuan, 42 tahun
6. M. Kori, laki-laki, 30 tahun
7. Lina Lismayanti, perempuan, 43 tahun
“Hari ini ada empat jenazah yang telah kami serahkan kepada pihak keluarga. Sisanya (9 lainnya) masih dalam proses identifikasi,” jelas dia.
Hendra mengungkapkan, setiap jenazah yang telah teridentifikasi akan langsung diserahkan kepada pihak keluarga. “Kami terus mempercepat proses identifikasi agar keluarga korban mendapatkan kepastian,” ungkapnya .
Sebelumnya, Polda Jabar mencatat sepuluh kantong jenazah berada di pos Disaster Victim Identification (DVI), pada Sabtu (24/1/2026), dengan jumlah enam jenazah telah terindentifikasi, satu berupa bagian tubuh, serta tiga lainnya masih dalam proses identifikasi.
Dalam kejadian longsor yang menimbun 30 rumah warga di Kampung Babakan Cibudah, Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (23/1/2026) petang, sebanyak 71 orang masih dilaporkan hilang akibat.
Penulis: Akmal Firmansyah
Editor: Rina Nurjanah
Masuk tirto.id


































