Polisi Sempat Kepung Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya Sabtu Malam

Oleh: Tony Firman - 2 Desember 2018
"Iya benar. Ini asrama dikepung lagi sama polisi. Ini kemungkinan kita tahan semuanya."
tirto.id - Asrama Mahasiswa Papua di Jalan Kalasan, Surabaya kembali dikepung oleh aparat kepolisian pada Sabtu (1/12/2018) malam. Jumlah aparat mulia meningkat sekitar pukul 22.00 WIB. Para mahasiswa terancam diangkut paksa oleh kepolisian dari Polrestabes Surabaya.

"Iya benar. Ini asrama dikepung lagi sama polisi. Ini kemungkinan kita tahan semuanya," ujar Yohanes Giyai selaku biro organisasi pusat Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) kepada reporter Tirto pukul 00.46 WIB.

Anindya Sabrina dari Aliansi Masyarakat Pro Demokrasi yang mendampingi mahasiswa Papua di asrama menyebut, personel gabungan polisi dan satpol PP menggelar apel di depan Asrama Mahasiswa Papua sekitar pukul 11 malam.

"Polisi memberi dua pilihan. Pertama, teman-teman Papua harus pulang ke kotanya masing-masing malam ini. Atau kalau tidak akan diangkut," ujar Anindya.

Anindya menyebut mahasiswa Papua dari luar Surabaya sebenarnya sudah membeli tiket untuk pulang pada Minggu siang.

"Dipaksa pulang malam ini karena dianggap bikin kericuhan di Surabaya," ujar Anindya lagi.

Sementara itu Yohanes menyebut, mahasiswa Papua di Asrama sepakat akan ikut diangkut semua jika teman-teman dari kota lain diangkut.

Sejak pukul 06.00 sampai 08.40 WIB mahasiswa Papua se Jawa-Bali yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) menggelar aksi demo memperingati hari kemerdekaan Papua Barat 1 Desember 1961. Mereka melakukan longmarch dari Monumen Kapal Selam menuju Gedung Grahadi.

Namun tertahan di depan Gedung RRI Jalan Pemuda, Surabaya. Massa AMP juga dikepung oleh ormas gabungan dan sempat terjadi kericuhan saat ormas melempari massa AMP dengan batu saat berorasi menyampaikan pendapat. Tiga orang dari AMP luka bocor di kepala.

Pantauan Tirto, sejak Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) selesai menggelar aksi dan kembali ke Asrama Mahasiswa Papua, sejumlah polisi terus berjaga-jaga di sekitar asrama sampai petang.

Baca juga artikel terkait MAHASISWA PAPUA atau tulisan menarik lainnya Tony Firman
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Tony Firman
Penulis: Tony Firman
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight