Polisi Prediksi 65-100 Ribu Penonton Hadiri MotoGP Mandalika 2022

Reporter: Alfian Putra Abdi - 13 Mar 2022 10:31 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Kepolisian memprediksi kerumunan akan terjadi saat penukaran tiket MotoGP Mandalika pada 15-17 Maret 2022
tirto.id - Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) memprediksi bakal terjadi kerumunan penonton saat puncak balapan MotoGP Mandalika pada Minggu, 20 Maret 2022. Mereka memprediksi akan ada 65 ribu sampai 100 ribu penonton yang hadir di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, NTB.

"Kemungkinan besar akan terjadi kerumunan penonton untuk menukarkan tiket pada hari itu," ujar Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto dalam keterangan tertulis, Minggu (13/3/2022).

Kepolisian telah meminta penambahan lokasi pengambilan tiket di eks Embarkasi Haji Bandara BIZAM, eks Bandara Selaparang dan Pelabuhan Lembar untuk mengurai kerumunan orang. Namun, kata Artanto, panitia hanya menyetujui dua lokasi: eks Bandara Selaparang, Kota Mataram dan eks Embarkasi Haji Bandara BIZAM.

Kepolisian memprediksi kerumunan akan terjadi saat penukaran tiket pada 15-17 Maret 2022.

Mayoritas penonton berasal dari luar Lombok. Mereka datang dengan pesawat dan kapal. Mereka akan memadati jalur Padang Bai, Bali menuju Pelabuhan Lember, NTB.

Merujuk data PT Angkasa Pura, jumlah penumpang yang datang ke Bandara Internasional Lombok pada 17 Maret sebanyak 9.544 orang, kemudian di hari berikutnya 8.614 orang dan pada 19 Maret ada 8.436 penumpang.

Sementara itu General Manager PT Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan (ASDP) Lembar, Muhammad Yasin memperkirakan 21.700 orang sudah membeli tiket dan menginap di Bali. Ia perkirakan akan terjadi lonjakan penyeberangan pelabuhan di Bali dan NTB pada 19 Maret 2022.

"Kemungkinan 20 Maret sore sudah pada pulang kembali ke menggunakan jasa pelabuhan Lembar menuju Bali," ujar Yasin dalam keterangan tertulis, Minggu.


Baca juga artikel terkait MOTOGP MANDALIKA atau tulisan menarik lainnya Alfian Putra Abdi
(tirto.id - Otomotif)

Reporter: Alfian Putra Abdi
Penulis: Alfian Putra Abdi
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight