Menuju konten utama

PHK 2025 Capai 88.519 Orang, Paling Banyak di Jawa Barat

Peristiwa layoff pada tahun lalu juga mengalami peningkatan dari 2024 yang tercatat sebesar 77.965 PHK.

PHK 2025 Capai 88.519 Orang, Paling Banyak di Jawa Barat
Buruh berjalan keluar dari pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (24/10/2024). ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) merilis data jumlah pemutusan hubungan kerja (PHK) yang terjadi sepanjang 2025.

Total, terdapat 88.519 orang yang di-PHK tahun lalu dengan kejadian terbanyak di Januari dan Februari, masing-masing sebesar 10.025 dan 18.516 orang ter-PHK.

Secara keseluruhan, peristiwa layoff di tahun lalu juga mengalami peningkatan dari 2024 yang tercatat sebesar 77.965 PHK.

Sementara berdasarkan provinsi, PHK paling banyak terjadi di Jawa Barat, yakni mencapai 18.815 orang, Jawa Tengah dengan 14.700 orang, dan Banten 10.376 orang.

Posisi tersebut sedikit berebeda dengan 2024 di mana PHK terbanyak terjadi di provinsi DKI Jakarta dengan 17.085 orang, Jawa Tengah dengan 13.130 korban dan Banten sebanyak 13.042 orang.

Berikut rincian data PHK 2025 versi Kemnaker:

Jawa Barat: 18.815

Jawa Tengah: 14.700

Banten: 10.376

DKI Jakarta: 6.311

Jawa Timur: 5.949

Sulawesi Selatan: 4.297

Kalimantan Timur: 3.917

Kepulauan Riau: 3.265

Kalimantan Barat: 2.577

Riau: 2.546

Kalimantan Selatan: 2.140

Sumatera Utara: 1.969

Sulawesi Tengah: 1.650

Daerah Istimewa Yogyakarta: 1.576

Sumatera Selatan: 1.537

Sulawesi Tenggara: 1.409

Lampung: 800

Sumatera Barat: 627

Bali: 611

Bengkulu: 535

Kalimantan Tengah: 479

Aceh: 429

Sulawesi Utara: 345

Jambi: 303

Kepulauan Bangka Belitung: 271

Papua Barat: 214

Nusa Tenggara Timur: 177

Nusa Tenggara Barat: 171

Sulawesi Barat: 95

Papua: 88

Gorontalo: 87

Maluku: 85

Kalimantan Utara:76

Maluku Utara: 73

Tidak Teridentifikasi: 19

Baca juga artikel terkait PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana