STOP PRESS! Hatta Taliwang Ditangkap, Diduga Lakukan Ujaran Kebencian

Peserta Demo 2 Desember Dapat Sajadah dan Sarapan Gratis

Reporter: Ratna Yuliana Ratnasari
02 Desember, 2016 dibaca normal 1 menit
Peserta Demo 2 Desember Dapat Sajadah dan Sarapan Gratis
Ilustrasi. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) membagikan nasi bungkus kepada pengguna jalan saat aksi simpatik. ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani.
tirto.id - Rombongan peserta aksi Doa Bersama Bela Islam Jilid III 212 yang baru berdatangan di Lapangan Monas Jakarta, Jumat (2/12/2016) pagi sekitar pukul 06.30 WIB, disambut dengan pembagian sajadah dan sarapan gratis berupa roti, kue, dan air mineral.

Di depan gerbang pintu masuk Monas dekat Patung Kuda, sejumlah ibu-ibu berpakaian Muslimah tampak dengan antusias membagi-bagikan sajadah kepada para peserta doa bersama yang terlihat terus berdatangan dari berbagai penjuru.

"Silakan Pak, sajadah gratis untuk Salat Jumat nanti," kata seorang ibu yang dengan ramah memberikan sebuah sajadah kepada peserta yang baru datang, seperti yang dikutip dari Antara.

Tidak hanya sajadah gratis, para peserta doa bersama juga disambut dengan suguhan sarapan gratis dari sejumlah relawan baik yang berasal dari ormas maupun donatur perorangan. Sarapan gratis itu berupa roti, kue, kurma, nasi uduk, dan air mineral.

"Alhamdulillah, tadi saya berangkat setelah Salat Subuh, jadi belum sempat sarapan," kata Muhammad Syukri, salah seorang peserta doa bersama asal Kota Depok.

Di sisi lain, sejumlah relawan juga terlihat membagikan handuk kecil kepada para peserta doa bersama.

Selain pembagian sajadah, handuk kecil dan sarapan gratis, di sekitar pintu masuk Monas, juga terlihat banyak pedagang makanan dan minuman, bahkan ada juga penjual pakaian, peci, tasbih, parfum dan lain-lain.

Suasana di sekitar Monas, pagi itu tampak sangat ramai, dipenuhi ribuan peserta doa bersama yang terus berdatangan.

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Ustadz Yusuf Mansur yang berada di lokasi menyatakan jamaah pondok pesantren yang dipimpinnya membagikan sebanyak 10 ribu sajadah gratis kepada para peserta doa bersama.

"Selain dari pondok, ini juga sumbangan dari para donatur untuk peserta yang mungkin tidak membawa sajadah," katanya.

Selain itu, katanya, pihaknya juga menyiapkan sejumlah mobil ambulans dan sekitar 200 orang "pasukan" pembersih sampah.

Ustadz Yusuf Mansur menyatakan, umat Islam yang tidak bisa hadir dalam acara itu banyak yang memberikan sumbangan apapun untuk aksi ini. "Kita doakan semoga rezekinya dibukakan oleh Allah dan diganti di hari yang lain," katanya.

(tirto.id : rat/rat)

Keyword