tirto.id - Pesawat Boeing KC-135 Stratotanker milik AS dilaporkan hilang ketika mengudara di atas Qatar. Aset militer sebagai pesawat pengisi bahan bakar di udara ini sempat mengirimkan sinyal bahaya “7700” sebelum hilang. Apa yang terjadi?
Seturut NDTV, hilangnya pesawat Boeing KC-135 Stratotanker itu terekam data Flightradar24. Pesawat tengah mengudara dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab (UEA). Pesawat itu disebut sedang dikerahkan untuk mendukung operasi militer di Asia Barat.
Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat ini sempat terbang dengan pola melingkar di udara untuk sementara waktu, sebelum mulai turun mendarat. Kabar tersebut juga telah dilaporkan kantor berita semi-resmi Iran, Fars.
“Sebuah pesawat pengisi bahan bakar KC-135R milik Angkatan Udara Amerika Serikat, yang lepas landas dari Pangkalan Udara Al Dhafra di Uni Emirat Arab, mengirimkan kode darurat 7700 saat terbang di atas Teluk Persia,” tulis Fars melalui X.
Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya eskalasi konflik di sekitaran Selat Hormuz. Beberapa peristiwa telah terjadi seperti kilang minyak UEA di Fujairah terbakar setelah diserang drone, AS menyatakan telah menenggelamkan enam kapal kecil milik Iran, dan Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengeklaim berhasil menyerang kapal fregat AS dengan rudal.
⚡ A US Air Force KC-135 tanker has disappeared from radar over the Strait of Hormuz after squawking 7700 (General Emergency).
— Iran Exclusive (@24_70xu) May 5, 2026
Two H125 helicopters are now lifting off from Al Udeid Air Base in Qatar to search this pic.twitter.com/E08O1GPcd5
Sinyal “7700” merupakan sinyal yang digunakan pilot untuk merujuk situasi darurat umum (general emergency). Kode ini kerap digunakan sebagai permintaan mendesak untuk mendarat dan meminta bantuan teknis dan medis.
Akan tetapi, sinyal "7700" bukan tanda pasti terjadinya kecelakaan atau serangan. Kode ini juga sering dipakai ketika pesawat mengalami kegagalan mesin, masalah kelistrikan, atau situasi medis penumpang.
Apa Itu Pesawat Boeing KC-135 Stratotanker dan Fungsinya?
Pesawat KC-135 Stratotanker merupakan salah satu unit pesawat militer yang dimiliki Angkatan Udara AS. Pesawat tanker ini digunakan militer AS sebagai fasilitas pengisi bahan bakar di udara.
Ditenagai empat mesin turbofan di bawah sayap sapu, pesawat tersbeut memiliki dek kargo di atas sistem pengisian bahan bakar. Dek itu kerap difungsikan sebagai tangki bahan bakar bagi jet tempur, pembom, dan pesawat militer lainnya untuk mengisi bahan bakar di udara.
Militer AS menggunakan KC-135 Stratotanker sebagai unit pendukung pada lintas matra militer mereka yakni Angkatan Udara, Angkatan Laut hingga Korps Marinir.
Dalam inventaris militer AS, pesawat KC-135 Stratotanker tergolong sebagai salah satu armada yang tua bagi militer negara adidaya itu. Angkatan Udara AS telah memanfaatkannya selama lebih dari 60 tahun.
Fungsi utama pesawat tanker ini bagi militer AS adalah sebagai stasiun pengisi bahan bakar di udara bagi jet tempur mereka. Namun, dalam banyak kesempatan, pesawat tersebut juga difungsikan untuk keperluan lain.
Salah satu fungsi lainnya adalah sebagai unit pendukung misi evakuasi medis. Dek yang dimiliki pesawat dapat digunakan sebagai ruang pengangkut pasien dengan palet medis khusus.
Tergantung konfigurasinya, pesawat tipe pengangkut ini disebut dapat membawa beban kargo mencapai 37.600 kg atau beberapa lusin penumpang.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id


































