Menuju konten utama

Pertamina Patuhi Instruksi Istana, Harga BBM Besok Masih Sama

Pertamina meminta masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.

Pertamina Patuhi Instruksi Istana, Harga BBM Besok Masih Sama
Kantor Pusat Pertamina di Jl. Medan Merdeka Timur 1a, Jakarta Pusat. (FOTO/iStockphoto)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyebutkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah terkait rencana penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).

Adapun Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan harga BBM tak akan dinaikkan di tengah krisis energi imbas perang Timur Tengah. Menurut Baron, Pertamina disebut dapat memenuhi kebutuhan energi di dalam negeri.

"Arahan yang sudah disampaikan tadi [oleh Mensesneg] tentu akan kami tindak lanjuti di dalam operasional kami di Pertamina," ucapnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (31/3/2026).

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Robert Dumatubun mengeklaim, Pertamina telah melakukan sejumlah upaya strategis untuk menjaga ketersediaan energi, meski tak menyampaikan secara terperinci langkah-langkah apa yang akan diambil.

Ia hanya menyebutkan Pertamina bakal mengikuti arah pihak Istana terkait harga BBM.

"Apa yang disampaikan oleh pemerintah menjadi arahan bagi kami untuk mengikuti," ucap Robert.

Dalam kesempatan itu, ia meminta masyarakat tidak perlu melakukan cemas berlebih atau panic buying.

"Kami harapkan masyarakat bisa bersama-sama menjaga kondusivitas dan tetap bijak menggunakan energi," tutur Robert.

Diberitakan sebelumnya, Prasetyo Hadi menegaskan PT Pertamina tidak akan menyesuaikan harga BBM baik untuk kategori subsidi maupun non subsidi. Dus, tidak akan ada kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi.

"Pertamina belum akan melakukan penyesuaian harga baik untuk BBM subsidi maupun BBM non subsidi," ujar dia dalam keterangan kepada awak media, Selasa.

Pernyataan ini sekaligus disampaikannya untuk menjawab kegelisahan masyarakat atas kekhawatiran akan adanya kenaikan harga BBM subsidi dan non subsidi menjelang 1 April 2026, menyusul akan diperbaruinya informasi harga bahan bakar di laman resmi Pertamina pada setiap awal bulan.

Prasetyo menjelaskan, keputusan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi dan non subsidi diambil setelah pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan koordinasi dengan Pertamina atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Setelah kami melakukan koordinasi dalam hal ini pemerintah dan Kementerian ESDM bersama dengan Pertamina dan atas petunjuk dari Bapak Presiden. Bapak Presiden selalu mengedepankan kepentingan rakyat dan kepentingan masyarakat di dalam mengambil sebuah keputusan," jelas dia.

Baca juga artikel terkait PERTAMINA atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Hendra Friana