Menuju konten utama

Penjelasan Ending Typhoon Family, Apakah Happy & Apa Ada S2?

Penjelasan ending Typhoon Family, apakah happy atau sad ending? Apakah ada Typhoon Family Season 2?

Penjelasan Ending Typhoon Family, Apakah Happy & Apa Ada S2?
Drama Korea Typhoon Family. FOTO/AsianWiki
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bagaimana penjelasan endingTyphoon Family, apakah happy atau sad ending? Drama korea (drakor) tersebut sudah mencapai episode terakhirnya, episode ke-16 pada Minggu, 30 November 2025. Lantas, layakkah ada Season 2 untuk Typhoon Family?

Typhoon Family yang disutradarai oleh Lee Na-jung, sudah tayang sejak 11 Oktober 2025. Dengan episode terbaru rilis setiap Sabtu dan Minggu di jaringan tvN, drakor ini berjumlah 16 episode, atau lebih banyak 4 episode dibandingkan dengan drama lainnya.

Dengan genre drama keluarga dan berlatar tahun 1990-an, Typhoon Family menjadi drakor yang cukup banyak digemari. Selain itu, drakor ini juga mempertemukan aktor Lee Jun-ho, member boy group 2PM, dan Kim Min-ha, aktris yang mendapatkan pujian dalam aktingnya di Pachinko dan Pachinko 2.

Lalu, bagaimana jalan cerita Typhoon Family? Simak sinopsisnya beserta penjelasan ending drakor ini.

Jalan Cerita Typhoon Family

Ditulis oleh Jang Hyeon-suk, skenario naskah Typhoon Family bercerita tentang krisis ekonomi dunia yang terjadi pada 1997-an. Krisis itu membuat tidak sedikit perusahaan mengalami kolaps.

Salah satu perusahaan yang berada di ambang kebangkrutan adalah perusahaan milik ayah Kang Tae-poong (diperankan oleh Lee Jun-ho). Untungnya, harta kekayaan keluarga membuatnya masih bisa hidup santai tanpa beban.

Kendati demikian, semuanya berubah saat sang ayah meninggal. Typhoon Trading Company pun hampir ambruk sehingga mau tidak mau Tae-poong pun harus menjadi pimpinan perusahaan.

Tae-poong harus berbuat sesuatu agar perusahaan tersebut tidak bangkrut. Sebagai CEO, dirinya berupaya membuang setiap sikap manja dan mulai bertanggung jawab.

Ada banyak orang yang bergantung pada perusahaan tersebut. Salah satunya adalah Oh Mi-seon (diperankan oleh Kim Min-ha).

Mi-seon merupakan tulang punggung keluarga sebab dia anak sulung. Mulanya, dia adalah penjaga buku dan pencuci gelas kantor. Namun, kemampuan akuntansinya membuat dia dipercaya oleh Tae-poong menjadi akuntan handal di perusahaannya.

Meski begitu, semua tidak serta merta menjadi mudah. Hal ini karena adanya persaingan dengan perusahaan milik CEO Pyo Bak-ho (diperankan oleh Kim Sang-ho) yang berupaya menghancurkan mereka.

Penjelasan Ending Typhoon Family

Episode 16 Typhoon Family diawali dengan Tae-poong yang menemukan surat perjanjian. Semua orang pun langsung bersukacita dengan air mata berlinang.

Seon-taek akhirnya kembali menjadi bagian dari tim. Mereka pun mulai mengerjakan dokumen yang didapatkan Mi-seon di kantor Hyun-jun.

Kemudian, mereka menyadari bahwa semua urusan lelang itu sepenuhnya karena Mark menginginkan hak paten kipas kamera milik ayah Song-jung. Tae-poong dan Mi-seon pun mendapat ide brilian, yakni menyingkirkan hak paten tersebut sehingga nilai produk akan hilang.

Di sisi lain, Hyun-jun kehilangan gedungnya yang dia jadikan jaminan untuk pembayaran perantara. Pyo Bak-ho berhasil menangkapnya atas tuduhan malapraktik dan penggelapan di perusahaannya.

Dalam episode terakhir ini Tae-poong menyadari bahwa bunga dalam hidupnya adalah orang-orang di sekitarnya. Orang-orang itu adalah keluarganya, para karyawan yang bekerja dengan ayahnya dan saat ini menjadi segalanya baginya.

Di samping itu, Mi-seon juga tidak perlu ijazah karena dia telah memiliki semua yang dibutuhkannya. Ibu Tae-poong pun bahagia tinggal bersama keluarga Mi-seon hingga tidak lagi tergoda untuk menyewa apartemen.

Tim Typhoon Trading sempat tampil di acara TV dan memberikan donasi kepada mereka yang membutuhkan setelah krisis IMF. Pada 2001, Typhoon Trading telah berhasil bertahan dari krisis dan menjadi inspirasi bagi perusahaan kecil lainnya dan kembali muncul di TV.

Drakor ini berakhir dengan baik, happy ending, sebagai pengingat untuk tidak menyerah. Kata “family” yang berarti keluarga dalam judul drakor ini mewakili cerita tentang keluarga yang terus bekerja sama sebagai sebuah tim dan terus menjalani kehidupan.

Bersatu dan bekerja sama menjadi kunci yang ingin ditekankan dalam drakor ini untuk bisa bertahan dalam titik terendah. Jika melaluinya bersama-sama, mereka pada akhirnya akan menikmati titik tertinggi.

Apakah Ada Typhoon Family Season 2?

Typhoon Family memperoleh sambutan yang sangat baik dari penonton, ditambah pencapaian rating yang kuat. Dalam penayangan episode terakhirnya, drakor ini mendapatkan rata-rata audience share sebesar 10,342 persen, atau menduduki posisi 1 berdasarkan data Nielsen Korea.

Dari segi cerita, Typhoon Family menyuguhkan akhir yang relatif tuntas. Kang Tae‑Poong berhasil merebut kembali perusahaan keluarga Typhoon Trading Co., perusahaan tersebut pulih dari krisis, dan konflik besar cerita selesai. Tokoh-tokoh dalam drakor ini mendapatkan ending yang sesuai. Namun, dari sisi popularitas, dengan rating yang sebesar itu, tidak sedikit penonton yang ingin mendapatkan kelanjutan kisah Typhoon Trading Co.

Hanya saja, hingga kini, belum ada informasi bahwa Typhoon Family akan memiliki Season 2. Selain itu, pada episode 16, tidak ada satu hal yang memancing kemungkinan adanya musim baru untuk kisah Kang Tae-pong. Jika pun ada musim kedua, semestinya drakor ini butuh konflik baru atau timeline yang di luar alur waktu dalam 16 episode Typhoon Family.

Pembaca yang ingin mendapatkan rekomendasi artikel terkait drama korea (drakor) dari Tirto.id dapat mengakses tautan berikut ini.

Baca juga artikel terkait DRAKOR atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Film
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus