Menuju konten utama

Pencarian Korban Longsor Arjasari Diperpanjang selama 3 Hari

Meski pencarian diperpanjang, Pemkab Bandung menyatakan pencarian secara resmi oleh Basarnas dan tim gabungan terkait longsor Arjasari telah berakhir.

Pencarian Korban Longsor Arjasari Diperpanjang selama 3 Hari
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat memberikan pernyataan kepada para awak media. ANTARA/HO-Pemkab Bandung
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat, memperpanjang upaya pencarian korban longsor di Arjasari selama tiga hari. Sebelumnya, Basarnas dan tim gabungan telah melakukan operasi pencarian korban longsor Arjasari selama tujuh hari.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan, upaya pencarian terhadap tiga korban tersebut akan melibatkan relawan desa dengan pengawalan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Tiga orang yang dilaporkan hilang dalam musibah bencana longsor pada 5 Desember 2025 tersebut yakni Aisyah usia 60 tahun, Citra (20 tahun), dan Alfa (11 tahun).

"Pencarian oleh Basarnas dan tim gabungan akan kita akhiri malam ini. Namun, pencarian lanjutan tetap dilakukan oleh relawan desa dengan pengawalan BPBD," kata Dadang dalam keterangan yang diterima di Bandung, Jumat (12/12/2025) sebagaimana dikutip Antara.

Ia juga menjelaskan bahwa pencarian resmi tim gabungan harus dihentikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan (SAR).

Dadang juga menyampaikan bahwa pihak keluarga korban telah menerima dan memahami pedoman aturan tersebut sehingga pemerintah menghormati permintaan orang tua korban untuk memperpanjang pencarian sampai hari Minggu.

Ia menyebut berbagai langkah pencarian sudah ditempuh, termasuk penurunan alat-alat pencarian, namun belum ada tanda-tanda keberadaan jenazah.

"Berbagai langkah sudah ditempuh, termasuk penurunan alat-alat pencarian. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda keberadaan jenazah yang mungkin tertimbun di lokasi longsor," ujarnya.

Ia memastikan bahwa jika ditemukan indikasi lokasi jenazah, Basarnas akan kembali diturunkan untuk melakukan pencarian lanjutan.

Selain itu, pemerintah mulai menyiapkan langkah perlindungan bagi warga yang tinggal di wilayah rawan.

"Kedua, pascapencarian longsor ini tentu harus ada solusi bagi warga yang terancam. Besok kita akan kajian jumlah rumah terdampak, dan pemerintah akan memberikan bantuan berupa uang kontrakan selama tiga bulan, sampai Februari," jelasnya.

Ia pun menjelaskan bahwa bantuan relokasi bagi warga juga sudah disiapkan, meliputi pemberian tanah untuk enam rumah dari Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, yang akan dibangun dengan dukungan pemerintah daerah.

Baca juga artikel terkait LONGSOR

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Andrian Pratama Taher