tirto.id - Satu dari dua prajurit TNI AD yang hilang kontak saat operasi evakuasi longsor di Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Padang Panjang, Sumatra Barat, akhirnya ditemukan pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 14.05 WIB.
Prajurit bernama Prada Zeni Marpaung itu ditemukan di sekitar aliran Sungai Batang Anai, tepatnya di wilayah Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. Tim Inafis Polda Sumatra Barat melakukan proses identifikasi sebelum memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Prada Zeni Marpaung.
Kapendam XX/Tuanku Imam Bonjol, Letkol Kav Taufiq, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya prajurit tersebut. Dia menyebut musibah ini tidak hanya meninggalkan duka bagi masyarakat Sumbar, tetapi juga bagi keluarga besar Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.
“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi Almarhum Prada Zeni Marpaung,” ujarnya dalam keterangan tertulis, dikutip Minggu (30/11/2025).
Saat ini, jenazah almarhum Prada Zeni Sukma Marpaung telah berada di RST Dr. Reksodiwiryo untuk proses penyerahan kepada keluarga. Almarhum akan dimakamkan secara militer di kampung halaman di Langkat, Provinsi Sumatra Utara.
Sementara itu, pencarian terhadap satu personel lainnya, Pelda Yudi Gusnadi, masih terus dilanjutkan oleh tim gabungan dengan tetap memperhatikan faktor keselamatan mengingat kondisi medan yang masih labil.
Sebelumnya diberitakan, tiga personel TNI AD dilaporkan tertimbun longsor saat membantu evakuasi warga di kawasan Jembatan Kembar Silaiang Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, Rabu lalu.
Berdasarkan informasi diperoleh, satu prajurit, Serda Robi, Babinsa Koramil X/Koto Kodim 0307/Tanah Datar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi.
Sementara itu, dua lainnya, Pelda Yudi Gusnadi dan Prada Zeni Marpaung dari Subdenpom XX/5 Padang Panjang, masih hilang kontak hingga Rabu malam.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Abdul Aziz
Masuk tirto.id





























