Menuju konten utama

Pelajar Tewas usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung

Bagus menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat memarkirkan sepeda motor di atas flyover sebelum akhirnya melompat ke bawah.

Pelajar Tewas usai Terjun dari Flyover Pasupati Bandung
Petugas saat melakukan evakuasi terhadap pelajar yang tewas usai terjun dari flyover Pasupati, Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026). ANTARA/Rubby Jovan
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang pelajar asal Cimahi berinisial MR tewas setelah terjun dari atas flyover Pasupati atau Jalan Layang Prof. Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung, Selasa (10/2/2026) pagi.

Kapolsek Bandung Wetan, AKP Bagus Yudo, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 09.30 WIB.

“Untuk sementara identitas korban masih kami dalami. Statusnya pelajar, usianya 17 tahun, berasal dari Cimahi berjenis kelamin laki-laki” kata Bagus saat dikonfirmasi di Bandung, Selasa (10/2/2026) sebagaimana dikutip Antara.

Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban sempat memarkirkan sepeda motor di atas flyover sebelum melompat.

“Saksi melihat korban memarkirkan motor lalu langsung meloncat dari jembatan Pasupati. Ada yang mencoba menahan, tetapi tidak sempat karena korban langsung jatuh,” ujarnya.

Menurut dia, ketinggian flyover di lokasi kejadian diperkirakan mencapai sekitar 40 meter. Hingga kini, motif aksi tersebut masih dalam penyelidikan.

“Sementara ini masih kami dalami motifnya, termasuk akan memanggil pihak keluarga,” katanya.

Ia menyebut pihaknya juga masih memeriksa barang-barang milik korban, termasuk telepon genggam, untuk mengetahui apakah terdapat pesan atau petunjuk terakhir sebelum kejadian.

“Kami masih cek apakah ada surat wasiat atau pesan terakhir di handphone korban, juga dari keterangan keluarga dan rekan-rekannya,” ujarnya.

Jenazah korban saat ini telah dievakuasi oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung dan dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk penanganan lebih lanjut.

---------------------------

Catatan: Depresi bukan lah persoalan sepele. Jika Anda merasakan tendensi untuk melakukan bunuh diri, atau melihat teman atau kerabat yang memperlihatkan tendensi tersebut, amat disarankan untuk menghubungi dan berdiskusi dengan pihak terkait, seperti psikolog, psikiater, maupun klinik kesehatan jiwa.

Baca juga artikel terkait BUNUH DIRI

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Andrian Pratama Taher