Menuju konten utama

Pejabat Bea Cukai Pakai Dana Operasional Beli Tiket-iPhone

Selain itu, Sisprian juga mengungkap penggunaan dana operasional untuk membeli jam tangan merek Tag Heuer.

Pejabat Bea Cukai Pakai Dana Operasional Beli Tiket-iPhone
Pimpinan Blueray Cargo, Jhon Field bersama Manajer Operasional Blueray Cargo, Kurniawan Sukolo, dan Ketua Tim Dokumen Blueray Cargo, Andri dalam sidang di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat, Rabu (6/5/2026). tirto.id/M. Irfan Al Amin

tirto.id - Eks Kasubdit Intel Bea Cukai, Sisprian Subiaksono mengatakan dana operasional yang ada di lingkungannya pernah digunakan untuk keperluan pribadi seperti pembelian tiket perjalanan, jam tangan, hingga iPhone.

Mulanya jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan kepada Sisprian soal penggunaan dana operasional. Dia mengakui pernah menggunakan dana operasional untuk renovasi ruang kerjanya sendiri. Selain itu, dana operasional yang dikumpulkan secara ilegal itu juga digunakan untuk pembelian sejumlah kebutuhan lain.

Saat ditanya hakim mengenai penggunaan dana operasional untuk kepentingan pribadi, Sisprian menyebut salah satunya adalah pembelian tiket perjalanan.

"Yang tadi saya sampaikan untuk pembelian tiket," kata Sisprian saat menjadi saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan impor dengan terdakwa pemilik PT Blueray Cargo, John Field di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Rabu (10/6/2026).

Sebagai catatan, Sisprian sebelumnya menyampaikan keberadaan dana operasional yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Dana tersebut berasal dari sisa anggaran perjalanan dinas (SPPD) maupun dana DOKPPN yang tidak digunakan seluruhnya dan dikumpulkan.

JPU kemudian mendalami penggunaan dana tersebut, termasuk dugaan pengambilan uang Rp20 juta dan pembelian iPhone untuk istrinya.

"IPhone saya pernah minta tolong dibelikan," jawabnya.

Sisprian mengaku belum sempat mengembalikan uang itu karena lebih dulu terseret perkara hukum.

"Keburu tertangkap, saya sudah ditangkap," katanya.

Lebih jauh, pembelian tiket perjalanan yang menggunakan dana operasional adalah menuju Brisbane. Adapun tiket itu disebut mencapai sekitar Rp34 juta dan digunakan untuk perjalanan bersama keluarga.

"Seingat saya 34 juta," ujarnya.

Selain itu, Sisprian juga mengungkap penggunaan dana operasional untuk membeli jam tangan merek Tag Heuer. Adapun jam itu disebut sebagai kenang-kenangan bagi Direktur Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai saat itu, Rizal.

"Saya menyampaikan ke rekan-rekan untuk mencarikan kenang-kenangan untuk Pak Direktur," kata Sisprian.

Baca juga artikel terkait KASUS KORUPSI atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher