Menuju konten utama

Panglima TNI Jamin Keamanan Masyarakat Jelang HUT ke-81 RI

Jenderal Agus Subiyanto mengatakan TNI telah dan akan terus melakukan patroli di sejumlah wilayah untuk menjaga keamanan masyarakat.

Panglima TNI Jamin Keamanan Masyarakat Jelang HUT ke-81 RI
Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto seusai memimpin prosesi pemakaman di Taman Makam Pahlawan, Cikutra, Kota Bandung, Minggu (5/4). tirto.id/Muhammad Nizar.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, menegaskan TNI bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI. Ia mengatakan TNI telah dan akan terus melakukan patroli di sejumlah wilayah untuk menjaga keamanan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Agus setelah mengikuti rapat koordinasi yang membahas sejumlah isu strategis pertahanan dan keamanan bersama pimpinan DPR RI, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (10/8/2026).

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar tetap melaksanakan aktivitas seperti biasa dan TNI sudah dan akan terus melaksanakan patroli di wilayah-wilayah untuk mengamankan masyarakat dan membuat rasa aman di masyarakat,” kata Agus.

Ia menegaskan TNI juga telah menyiapkan pengamanan di setiap wilayah. Pengamanan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kepolisian dan elemen masyarakat lainnya. “Iya, jadi kami juga berkoordinasi dengan Kepolisian dan elemen masyarakat lainnya supaya dalam pelaksanaan kegiatan pengamanannya bisa berkolaborasi,” ucap Agus.

Agus mengatakan pola pengamanan tersebut dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Dalam pelaksanaannya, TNI membantu Kepolisian dalam menjaga keamanan di wilayah.

Menurut Agus, kesiapan pengamanan tersebut menjadi penting mengingat masyarakat akan segera merayakan HUT Kemerdekaan RI. Ia mengajak masyarakat menyambut perayaan tersebut dengan suasana gembira dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat menimbulkan keresahan.

“Apalagi nanti akan kita merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan, mari kita sambut dengan bergembira perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI, dan saya bertanggung jawab atas keamanan masyarakat di wilayah-wilayah di seluruh Indonesia,” kata Agus.

Agus juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar di media sosial. Ia menyebut banyak berita yang beredar secara masif dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat agar jangan mudah terprovokasi oleh beredarnya berita-berita di media sosial yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Yang menimbulkan ketidaknyamanan masyarakat,” ujar Agus.

Ketika ditanya mengenai jenis berita bohong yang menjadi perhatian TNI, Agus menyebut informasi yang berkaitan dengan institusi TNI dan berbagai isu lainnya.

“Ya banyak, ya, tentang TNI dan sebagainya. Jadi berita itu kan beredar sangat masif dan tidak bisa dipertanggungjawabkan,” terang Agus.

“Jadi sekali lagi saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang beredar yang belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tambahnya.

Meski demikian, Agus tidak memerinci secara spesifik berita bohong atau isu tertentu yang dimaksud. Ia juga tidak menjelaskan lebih jauh mengenai hasil pemetaan ancaman yang menjadi dasar penyiapan pengamanan di masing-masing wilayah. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah persiapan pemerintah dan masyarakat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026.

Baca juga artikel terkait HUT RI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama