Menuju konten utama

KPK Usut Kebun Alpukat & Glamping Ipda Yayat di Ciater Subang

KPK menemukan aset diduga milik Ipda Yayat berupa lahan seluas 1,5 hektar yang berlokasi di Ciater, Subang, Jawa Barat.

KPK Usut Kebun Alpukat & Glamping Ipda Yayat di Ciater Subang
Aset-aset yang diduga milik Ipda Yayat yang ditemukan KPK di Ciater, Subang. Foto/Dok. KPK
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menelusuri sejumlah aset yang diduga berkaitan dengan pusaran kasus suap proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi, melibatkan Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo, mengungkapkan lanjutan pengembangan penyidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi suap, pihaknya menelusuri aset yang diduga milik anggota Intelkam Polsek Cimanggis, Ipda Yayat Sudrajat.

"Penyidik terus melakukan penelusuran aset-aset yang diduga terkait dengan perkara tersebut," ujar Budi dalam keterangannya, Rabu (30/9/2026).

Ia menuturkan aset tersebut diduga milik Yayat dengan lahan atas nama istrinya, Rista. Pihaknya menemukan dua lahan yang disinyalir milik Yayat.

"Di antaranya, hari ini penyidik melakukan pengecekan ke lokasi area glamping kebun durian dan alpukat seluas sekitar 1,5 hektar, yang berlokasi di Ciater, Subang," tutur Budi.

Sebelumnya, Ipda Yayat kini menjadi salah satu target penyidikan yang tengah dilakukan KPK. Hal ini seiring munculnya nama polisi itu dalam penyelidikan KPK terkait dugaan kasus suap proyek Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Selain itu, menurut Budi, penyidik kini tengah berupaya untuk menelusuri indikasi korupsi dalam harta yang dimiliki Ipda Yayat. Dalam keterangannya pada Senin (21/9/2026), ia menyebut Ipda Yayat ternyata memiliki belasan aset mewah yang mencurigakan.

Aset-aset itu disebut Budi tersebar di berbagai wilayah, termasuk di Jakarta, Bekasi, Cibubur, Depok, Bogor, Sukabumi hingga Karawang. Sebuah aset Yayat berbentuk rumah di Depok telah digeledah KPK pada Senin.

“Penyidik juga masih akan terus melakukan penelusuran terkait dengan aset-aset dari yang bersangkutan yang diduga terkait dengan perkara yang sedang dilakukan penyidikan,” kata Budi.

Baca juga artikel terkait KORUPSI KEPALA DAERAH atau tulisan lainnya dari Muhammad Nizar

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Nizar
Penulis: Muhammad Nizar
Editor: Bayu Septianto