Menuju konten utama

Operasi SAR Jurnalis-Kru Hilang Kontak di Selat Sunda Diperluas

Tim SAR memperluas area pencarian laut dan udara pada hari kelima untuk menemukan 8 korban kapal hilang kontak di Selat Sunda, termasuk para jurnalis.

Operasi SAR Jurnalis-Kru Hilang Kontak di Selat Sunda Diperluas
Kepala Kantor Basarnas Banten Al Amrad menjelaskan hasil hari keempat operasi pencarian jurnalis dan awak kapal yang hilang kontak di Posko SAR Dermaga Marina Carita, Pandeglang, Banten, Jumat (11/9/2026). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/wsj.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Hari Kelima, Tim SAR Perluas Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) kembali melanjutkan pencarian terhadap jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten, pada Senin (7/9/2026) lalu.

Memasuki hari kelima operasi SAR pada Sabtu (12/9/2026), Tim SAR Gabungan memperluas wilayah pencarian melalui jalur laut dan udara.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, dalam keterangannya, Sabtu.

Penyisiran itu dilakukan dengan membagi area operasi ke dalam sejumlah sektor untuk mengoptimalkan pencarian terhadap delapan orang yang masih berstatus dalam pencarian (DP).

Untuk pencarian melalui jalur laut, Tim SAR membagi wilayah menjadi sektor T, U, Z, W, X, dan Y dengan total luas area pencarian mencapai sekitar 2.537 nautical mile persegi. Sementara itu, pencarian dari udara dilakukan melalui Sektor H dengan luas sekitar 2.063 nautical mile persegi.

Al Amrad menyebut sejumlah kapal dan unsur SAR dikerahkan untuk melakukan penyisiran di wilayah tersebut. Adapun armada yang terlibat antara lain KRI Kerambit, KP Sanjaya, KAL Pahawang, KRI Leuser, KAL Anyer, KN SAR Antasena, KN SAR Basudewa, TB Gunung Santri, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, KN SAR Tetuka 247, RBB Pulau Peucang, serta RIB 02 Lampung.

"Untuk memperluas jangkauan pemantauan dari udara, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan dua unit Drone Thermal Basarnas," katanya.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri dari Warta (55), kapten kapal; Surakman (60), ABK; Heriyanto (49), guide; M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis, jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal, freelance.

Menurut Al Amrad proses pencarian ini tetap memperhatikan keselamatan personel mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis.

"Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti,” ucap dia.

Adapun kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan berkecepatan 10–20 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.

Baca juga artikel terkait ERUPSI ANAK KRAKATAU atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fahreza Rizky