Obama Berpidato dalam 100 Tahun Ulang Tahun Nelson Mandela Hari Ini

Oleh: Sarah Rahma Agustin (Magang) - 18 Juli 2018
Dibaca Normal 1 menit
Untuk memperingati Nelson Mandela Internasional Day Barack Obama turut berpidato tentang diskriminasi dan rasialisme
tirto.id - Nelson Mandela, mantan Presiden Afrika Selatan yang juga pejuang yang melawan rasialisme hari ini, 18 Juli 2018 berulang tahun ke-100. Pada peringatan seratus tahunnya yang sekaligus menjadi Nelson Mandela Internasional Day ini, Barack Obama, Presiden AS ke-44 ini turut menyampaikan pidatonya di Johannesburg, Afrika Selatan.

Nelson Rolihlahla Mandela adalah seorang revolusioner antiapartheid dan politisi Afrika Selatan yang menjabat sebagai Presiden Afrika Selatan sejak 1994 sampai 1999. Ia adalah orang Afrika Selatan berkulit hitam pertama yang memegang jabatan tersebut dan presiden pertama yang terpilih melalui keterwakilan penuh, dalam sebuah pemilu multiras.

Pemerintahannya berfokus pada penghapusan pengaruh apartheid dengan memberantas rasisme, kemiskinan dan kesenjangan, dan mendorong rekonsiliasi rasial. Selaku nasionalis Afrika dan sosialis demokratik, ia menjabat sebagai Presiden Kongres Nasional Afrika (ANC) pada 1991 sampai 1997. Selain itu, Mandela pernah menjadi Sekretaris Jenderal Gerakan Non-Blok pada 1998 sampai 1999.

Sebagaimana diberitakan BBC, guna memperingati Nelson Mandela Internasional Day Barack Obama turut berpidato tentang diskriminasi dan rasialisme.

Obama mengatakan bahwa dirinya adalah salah satu dari jutaan orang yang sangat banyak mendapat inspirasi dari kehidupan Nelson Mandela.

Ceramah Obama tentang Nelson Mandela, yang dibuat untuk media dunia dan audiensi sekitar 15.000 orang di kota utama Afrika Selatan, Johannesburg membicarakan tentang sejumlah hal, di antaranya terkait kesetaraan rasial, diskriminasi yang masih ada di MS dan Afrika Selatan, kekuatan industri dan kapitalisme, dan harapan untuk dunia ke depan.

Mandela memimpin perang melawan pemerintahan minoritas kulit putih di Afrika Selatan. Dia dipenjara selama 27 tahun sebelum ia menjadi presiden pertama yang terpilih secara demokratis pada tahun 1994.

"Saya percaya pada visi Nelson Mandela adalah untuk masa depan dunia. Saya percaya, dunia yang diatur oleh para pemimpin seperti ia selalu ada untuk visi perdamaian dunia dan kebaikan bersama," katanya.

Sejak awal tahun 2003, para pemimpin global telah menggunakan ceramah untuk berbicara tentang isu-isu yang mempengaruhi Afrika Selatan, benua dan dunia.

"Teruslah percaya. Teruslah berbaris. Teruslah membangun. Terus bangkitkan suara Anda. Setiap generasi memiliki kesempatan untuk menciptakan kembali dunia," kata Obama mengakhiri pidatonya.



Baca juga artikel terkait NELSON MANDELA atau tulisan menarik lainnya Sarah Rahma Agustin (Magang)
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Sarah Rahma Agustin (Magang)
Editor: Yulaika Ramadhani
DarkLight