Menuju konten utama

Nonton Pesugihan Sate Gagak, Sinopsis, dan Link Streaming

Nonton Pesugihan Sate Gagak, komedi horor absurd tentang ritual mistis yang mengundang teror gaib. Tersedia di Netflix, streaming HD.

Nonton Pesugihan Sate Gagak, Sinopsis, dan Link Streaming
Poster Film Pesugihan Sate Gagak. FOTO/IMDb

tirto.id - Nonton film Pesugihan Sate Gagak dengan resolusi HD dapat dilakukan melalui platform streaming Netflix mulai 26 Maret 2026.

Pesugihan Sate Gagak adalah film layar lebar bergenre komedi horor yang menonjolkan sisi absurd dari praktik klenik di Indonesia. Dibintangi oleh trio komika Ardit Erwandha, Yono Bakrie, dan Benidictus Siregar, film ini menceritakan upaya nekat tiga sahabat dalam menjalankan ritual sate gagak demi melunasi utang pinjol dan mengumpulkan mahar pernikahan.

Alur ceritanya berfokus pada kekacauan yang timbul saat warung sate mereka justru diserbu oleh pelanggan gaib seperti genderuwo dan kuntilanak yang ketagihan sate tanpa henti.

Film ini merupakan karya kolaborasi antara Cahaya Pictures yang disutradarai oleh duet Etienne Caesar bersama pelawak Dono Pradana. Mengambil inspirasi dari mitos nyata dalam budaya Jawa tentang pesugihan tanpa tumbal manusia, film yang dirilis pada November 2025 ini mengemas tema kemiskinan dan tekanan hidup menjadi sajian komedi segar yang memancing tawa di tengah suasana mencekam.

Sinopsis Pesugihan Sate Gagak

Sinopsis film Pesugihan Sate Gagak menampilkan potret kemiskinan di pinggiran kota yang memaksa tiga sahabat, Anto, Dimas, dan Indra, berada di titik nadir kehidupan mereka.

Anto dihadapkan pada tuntutan mahar fantastis senilai Rp150 juta untuk menikahi Andini, sementara rekan-rekannya terjepit jeratan utang pinjol dan kegagalan karier yang nyaris mustahil diselesaikan dengan cara normal.

Selain itu, tekanan ekonomi yang kian destruktif ini membawa mereka pada penemuan sebuah buku mantra kuno peninggalan kakek Indra. Buku tersebut berisi petunjuk ritual sate gagak, sebuah praktik mistis ekstrem yang diyakini mampu mendatangkan kekayaan instan tanpa tumbal manusia, namun menuntut keberanian untuk melayani entitas dari dunia lain.

Cerita utamanya berpusat ketika ritual yang awalnya dianggap iseng tersebut benar-benar memicu fenomena supranatural di warung sate mereka. Bukannya mendatangkan pembeli manusia, warung tersebut justru diserbu oleh "pelanggan" gaib seperti genderuwo, pocong, hingga kuntilanak yang rela membayar mahal demi mencicipi daging burung gagak yang mereka bakar.

Di waktu yang bersamaan, kehidupan Trio Gagak berubah drastis dari warga kelas bawah menjadi orang kaya baru dengan harta melimpah. Namun, kekacauan mulai terjadi saat para makhluk halus tersebut menjadi "sakau" dan menuntut sate melampaui waktu yang ditentukan. Situasi yang semula lucu dan menguntungkan perlahan berubah menjadi teror mencekam ketika para demit mulai menagih hak mereka tanpa henti.

Namun, satu hal yang membuat kondisi semakin rumit adalah rahasia pesugihan ini mulai tercium oleh orang terdekat, termasuk keluarga Andini. Kepercayaan diri Anto untuk melamar sang kekasih pun kini dipertaruhkan di tengah ancaman nyawa yang mulai mengintai akibat keserakahan para pelanggan gaib yang tak terkendali.

Di waktu yang bersamaan pula, dengan keadaan nyawa yang berada di ujung tanduk, ketiga sahabat ini dipaksa menentukan pilihan sulit, terus menjadi budak bagi setan demi harta, atau menghentikan ritual tersebut dengan konsekuensi mematikan. Lantas, mampukah mereka keluar dari jerat "bisnis" dunia bawah ini? Bagaimana nasib mahar pernikahan Anto yang dibangun di atas piring sate setan?

Link Nonton Pesugihan Sate Gagak di Netflix

Nonton film Pesugihan Sate Gagak dapat disaksikan melalui layanan streaming Netflix. Agar dapat menikmati keseruan komedi horor ini secara utuh dan legal, pastikan Anda telah mengakses platform tersebut melalui tautan resmi yang tersedia di bawah ini.

Link Nonton Streaming Film Pesugihan Sate Gagak di Netflix

Baca juga artikel terkait FILM HOROR atau tulisan lainnya dari Satrio Dwi Haryono

tirto.id - Film
Kontributor: Satrio Dwi Haryono
Penulis: Satrio Dwi Haryono
Editor: Yantina Debora