Menuju konten utama

Nasdem Tertarik Usulan Cari Pengganti Firli Bahuri Lewat Pansel

Nasdem menilai nama-nama calon pimpinan KPK yang tidak terpilih saat fit and proper test pada 2019 sudah kedaluwarsa untuk menggantikan Firli Bahuri.

Nasdem Tertarik Usulan Cari Pengganti Firli Bahuri Lewat Pansel
Anggota Komisi III DPR mengambil gambar memotret papan penghitungan suara calon Pimpinan KPK di Komisi III, komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (13/9/2019). ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/foc.

tirto.id - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Taufik Basari, mengatakan fraksinya belum menentukan sikap ihwal proses pergantian Ketua KPK, Firli Bahuri.

Taufik menilai pihaknya akan melihat terlebih dahulu kondisi KPK, apakah memang benar-benar sudah dalam kondisi terpuruk, sehingga harus mencari pengganti Firli melalui panitia seleksi.

"Jadi, sampai saat ini fraksi Nasdem adalah mempertimbangkan usulan tersebut, jadi kita belum menyatakan sikap ya, kenapa? Karena kita tentu melihat bahwa saat ini KPK sedang dalam posisi yang terpuruk," kata Taufik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1/2024).

Namun, Taufik menilai pergantian pimpinan KPK, melalui pansel merupakan usulan menarik. Apalagi, kata Taufik menilai nama-nama calon pengganti yang tidak terpilih saat fit and proper test pada 2019 sudah kedaluwarsa.

"Usulan agar dibentuk pansel untuk pemilihan pimpinan KPK pengganti Pak Firli itu merupakan usul yang menarik untuk dikaji," ucap Taufik.

Taufik mengatakan partainya menginginkan pengganti Firli Bahuri jauh lebih baik. Terlebih, jauh lebih baik dari proses seleksi sebelumnya.

"Ketika memang kita membuat fit and proper test, seleksi melalui pansel, terlebih dahulu itu merupakan satu usulan yang sangat patut dipertimbangkan dengan alasan agar kita bisa memperbaiki kembali kualitas pengajuan nama-nama, tapi KPK pengganti dari Pak Firli," tutur Taufik.

Di sisi lain, Taufik belum memastikan apakah DPR sudah menerima surat presiden (Surpres) terkait pengganti Firli Bahuri untuk posisi Ketua KPK. Sebab, pembukaan sidang rapat paripurna ke-11 DPR RI baru digelar hari ini.

"Ya karena hari ini baru pembukaan masa sidang ya kita belum mengetahui apakah sudah ada surpres atau belum. Kalau pun ada, ya masih ada di tingkat pimpinan DPR," jelas Taufik.

Taufik mengatakan kalau pun sudah surpres dari presiden, baru akan diketahui pada sidang besok.

"Jadi, kita masih akan menunggu hingga besok terkait dengan informasi tersebut," pungkas Taufik.

Baca juga artikel terkait PENGGANTI FIRLI BAHURI atau tulisan lainnya dari Fransiskus Adryanto Pratama

tirto.id - Hukum
Reporter: Fransiskus Adryanto Pratama
Penulis: Fransiskus Adryanto Pratama
Editor: Bayu Septianto