Menuju konten utama

MRT Akan Diperpanjang sampai BSD, Kajian Libatkan Sinar Mas Land

Melalu kajian yang dilakukan bersama Sinar Mas Land, MRT berharap bisa menekan biaya pembangunan serendah-rendahnya.

MRT Akan Diperpanjang sampai BSD, Kajian Libatkan Sinar Mas Land
Satu rangkaian kereta moda raya terpadu (MRT) melintas di Stasiun Blok M, Jakarta, Selasa (10/12/2024). PT MRT Jakarta (Perseroda) mencatat 3.565.852 orang menggunakan layanan MRT Jakarta pada November 2024 dengan angka keterangkutan pada hari kerja Senin-Jumat mencapai 140.729 orang per hari dan pada akhir pekan sekitar 75.127 orang per hari. ANTARA FOTO/Aditya Nugroho/app/aww.

tirto.id - PT MRT Jakarta (Perseroda) melanjutkan rencana pengembangan jalur dari Lebak Bulus, Jakarta Selatan, ke wilayah Serpong Tangerang Selatan. Ini ditandai dengan dilakukannya kerja sama studi dengan Sinar Mas Land yang dimulai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara kedua perusahaan pada Kamis (24/7/2025).

Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menyatakan bahwa pihaknya siap untuk mempermudah proses investasi dan pengembangan infrastruktur yang akan berdampak signifikan bagi mobilitas masyarakat tersebut

“Jika ada kendala di lapangan, segera koordinasikan. Kami pastikan semua dipermudah,” ujarnya usai menghadiri penandatanganan MoU tersebut, dikutip dari keterangan tertulis Jumat (25/7/2025).

Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta (Perseroda) Farchad Mahfud menjelaskan, kerja sama studi tersebut bertujuan untuk mengkaji berbagai aspek yang diperlukan untuk memuluskan rencana perluasan jalur MRT ke Tangerang Selatan.

Termasuk untuk bisa menekan biaya pembangunan serendah-rendahnya dan meningkatkan pendapatan perusahaan. "Melalui studi ini nanti kita akan bisa mendapatkan kira-kira kabarnya akan seperti apa, biayanya berapa," katanya seperti dikutip Antara.

Farchad memastikan bahwa tim yang akan melakukan studi jalur MRT tersebut sudah dibentuk dan bisa segera mungkin bekerja agar hasilnya bisa diketahui secepat mungkin. "Kita upayakan semaksimal mungkin dan studi ini tidak akan lebih dari setahun," imbuhnya.

Adapun pembangunan jalur MRT Lebak Bulus ke Serpong bisa dilakukan dengan bisnis ke bisnis (B2B).

"Kita akan segera memulai studinya ini. Supaya nanti bisa ada hasil yang bisa dilihat. Kuncinya adalah kelayakan. Dan kalau tidak B2B, paling tidak ini KPBU. Kira-kira begitu ya. Intinya peran pemerintah akan diupayakan seminimal mungkin," katanya.

Baca juga artikel terkait KERETA MRT atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Insider
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Hendra Friana