Menuju konten utama

Moeldoko Nilai Isu Sri Mulyani Mundur untuk Goyang Pemerintah

Moeldoko menuding kabar 15 menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk Menkeu Sri Mulyani mundur adalah upaya menggoyang kestabilan pemerintahan.

Moeldoko Nilai Isu Sri Mulyani Mundur untuk Goyang Pemerintah
Presiden Joko Widodo memberikan pidato saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

tirto.id - Kepala Staf Presiden Moeldoko memastikan kabar 15 menteri Kabinet Indonesia Maju akan mundur tidak benar. Ia menuding kabar 15 menteri mundur adalah upaya menggoyang kestabilan pemerintahan.

Hal ini merespons pernyataan ekonom FEB Universitas Indonesia Faisal Basri bahwa sejumlah menteri, salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani mundur.

“Saya mantan Panglima langsung tanggap, ngerti saya itu, ada tujuan itu. Tujuannya untuk menggoyang ini, menggoyang pemerintah pemerintahan yang sudah baik-baik ini, merongrong dan seterusnya,” ucap Moeldoko, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Jum’at (19/1/2024).

Moeldoko mengatakan, kabinet yang dipimpin Presiden Jokowi tetap solid dan terus bekerja mengejar target pembangunan. Ia pun mengatakan, pemerintah memiliki program-program strategis yang harus segera diselesaikan.

“Waktu kita bekerja tinggal beberapa bulan, kita punya program strategis itu yang harus difokuskan, bahkan kecepatannya ditingkatkan. Semua menteri bekerja dengan baik, dan kita di kabinet tetap solid mengejar pembangunan,” jelas Moeldoko.

Panglima TNI periode 2013-2015 ini juga menepis isu bahwa kontestasi politik telah memicu kondisi Kabinet Indonesia Maju tidak kondusif. Hal ini tidak lepas dampak beberapa menteri yang maju dalam Pilpres 2024.

“Di ruangan sidang kabinet semua berjalan happy-happy saja, tidak ada masalah komunikasi, tidak ada muncul emosi yang aneh-aneh. Semuanya datang seperti tidak ada pemilu, tidak ada yang berubah situasinya. Kalau ada istilah heboh, yang heboh siapa sih, kan orang-orang itu saja,” ujar Moeldoko.

Moeldoko meminta kepada masyarakat untuk tidak terpengaruh dengan munculnya isu yang tidak jelas kebenarannya.

“Indikasinya gampang saja, kalau terjadi demotivasi, penurunan kerja, itu patut dicurigai, Ini semuanya bergiat bekerja,” kata Moeldoko.

Baca juga artikel terkait SRI MULYANI MUNDUR DARI KABINET atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Politik
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto