tirto.id - Pada Rabu, 24 Desember 2025 malam, umat Katolik akan mengadakan Misa Malam Natal. Pakai baju warna apa?
Sejumlah Gereja Katolik telah merilis jadwal misa untuk malam Natal dan juga Hari Raya Natal 2025. Ada gereja yang hanya mengadakan satu kali sesi, namun banyak juga yang menggelar Misa Malam Natal maupun Misa Natal dalam beberapa sesi.
Dalam kalender Liturgi, malam Natal adalah masa peralihan dari masa adven ke masa natal. Lantas, warna baju apa yang seharusnya dipilih jemaat saat akan menghadiri Misa Malam Natal?
Misa Malam Natal Pakai Baju Warna Apa? Simak Penjelasannya
Selama bulan Desember, umat Katolik menjalani dua masa liturgi utama, yaitu Masa Adven dan Masa Natal.
Masa Adven merupakan waktu persiapan dan penantian menjelang kelahiran Yesus Kristus, sedangkan Masa Natal adalah masa perayaan penuh sukacita atas kehadiran Sang Juru Selamat di dunia.
Kedua masa ini memiliki makna rohani yang berbeda, namun saling berkaitan dalam perjalanan iman umat Kristiani.
Masa Adven berlangsung dari awal Desember hingga 24 Desember. Dalam periode ini, umat diajak untuk merenung, bertobat, memperbaiki diri, serta mempersiapkan hati secara rohani guna menyambut kelahiran Yesus Kristus.
Suasana ibadah pada Masa Adven bersifat lebih tenang dan reflektif, sebagai ungkapan sikap berjaga dan berharap akan datangnya Kristus.
Secara liturgis, Masa Adven ditandai dengan penggunaan warna ungu, yang melambangkan pertobatan, penyesalan, dan kelapangan hati.
Warna ini mengingatkan umat akan pentingnya perbaikan atau pensucian diri sebelum memasuki perayaan besar Natal. Lagu-lagu dan doa-doa yang digunakan pun mencerminkan semangat penantian dan pengharapan.
Memasuki Masa Natal yang dimulai pada Malam Natal, 24 Desember malam, hingga akhir Desember, suasana liturgi berubah menjadi lebih meriah.
Warna liturgi berganti menjadi putih atau emas, yang melambangkan sukacita, kemurnian, dan kemuliaan. Perubahan ini menegaskan bahwa masa penantian telah usai dan umat kini merayakan kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru Selamat, yang lahir dari rahim Santa Perawan Maria.
Masa Natal menjadi momen penting bagi umat Kristiani untuk menghayati kasih Allah yang hadir di tengah dunia serta mewujudkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Meski telah ditentukan warna liturgi untuk Christmas Eve dan Christmas adalah putih, namun yang wajib menggunakannya adalah petugas liturgi, seperti imam dan pelayan altar, karena warna tersebut merupakan bagian dari tata perayaan Gereja.
Sedangkan untuk jemaat boleh menggunakan menggunakan pakaian berwarna lainnya selama masih sopan. Meskipun begitu, banyak umat yang tetap memilih memakai baju putih saat Misa Malam Natal dan Misa Natal sebagai ungkapan sukacita, kemurnian, dan perayaan kelahiran Yesus.
Temukan lebih banyak cerita dan inspirasi Natal & Tahun Baru di artikel lainnya di tautan berikut.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































