Menuju konten utama

Menteri PU Tak Persoalkan Efisiensi Anggaran: Dulu Lebih Parah

Kementerian PU tetap menjalankan program pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat.

Menteri PU Tak Persoalkan Efisiensi Anggaran: Dulu Lebih Parah
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026). tirto.id/Muhammad Naufal

tirto.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody cgmengaku tidak mempersoalkan kebijakan efisiensi anggaran yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto saat ini. Menurut Dody, keputusan pemerintah melakukan efisiensi tidak dilakukan secara sembarangan.

Pada 2026 ini, anggaran Kementerian PU dipangkas Rp12,71 triliun, dari semula Rp118,89 triliun menjadi Rp106,18 triliun. Dody tak risau lantaran kebijakan serupa pernah dilakukan pada 2025 lalu.

"Kemarin (2025) efisiensi secara normal ya, secara keseluruhan. Tapi begini, saya ini dulu pernah diefisiensi jauh lebih parah daripada ini. Jadi, saya kok tidak pernah takut ya. Maksud saya, ya pasti Pak Presiden melakukan efisiensi pasti ada sebabnya," tutur Dody saat konferensi pers di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).

Dody juga mengaku tidak akan bernegosiasi terkait nominal yang diefisiensikan. Dia mengklaim Kementerian PU tetap menjalankan program pembangunan infrastruktur untuk kepentingan masyarakat, meski ada efisiensi anggaran.

Dia menilai, dengan kondisi perekonomian saat ini, keberadaan infrastruktur disebut akan membantu meringankan beban masyarakat.

"Kalau terkait infrastruktur berbasis masyarakat, Dirjen-Dirjen saya ini jagoan semua. Dengan mudah mereka bisa mengalihkan dari beberapa tempat untuk memenuhi infrastruktur berbasis masyarakat," sebutnya.

"Karena bagaimanapun harus kita akui, dalam kondisi ekonomi seperti hari ini, infrastruktur berbasis masyarakat itulah yang bisa kemudian sedikit memberikan harapan lebih cerah kepada masyarakat yang di bawah ya terutama. Jadi, itu tetap akan kita perhatikan utama," sambung Dody.

Dia mengaku sempat menemui pihak investor yang berpotensi membiayai sejumlah proyek di Tanah Air. Hasil pertemuan, pihak investor disebut berminat membiayai sejumlah proyek.

"Minat investor asing rata-rata ke infrastruktur; jalan, terowongan, flyover. Kita banyak rencana itu. Ada beberapa terowongan yang sedang direncanakan, flyover, dan beberapa jalan tol," ucap Dody.

Baca juga artikel terkait EFISIENSI ANGGARAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fadrik Aziz Firdausi