tirto.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi alias Arifah Fauzi, mengaku telah meminta perempuan agar masuk dalam kepengurusan Koperasi Desa Merah Putih.
Ia mengatakan, Kementerian PPPA telah berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi agar perempuan dapat masuk dalam kepengurusan Koperasi Desa Merah Putih. Mengingat, Kementerian Koperasi menjadi instansi yang menaungi Koperasi Desa Merah Putih.
"Koperasi Desa Merah Putih, saya diskusi cukup lama Dengan Pak Menkop [Menteri Koperasi], waktu itu akhirnya kami berhasil mengusulkan bahwa pada pengurus di Kooperasi Desa Merah Putih harus ada unsur keterwakilan perempuan dan itu sudah ada di nomenklaturnya," urainya di Kantor Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Jakarta Pusat, Senin (27/10/2025).
Di satu sisi, Arifah mengakui perempuan telah mengerjakan pekerjaan teknis operasional Koperasi Desa Merah Putih. Akan tetapi, ia meminta keterwakilan perempuan dalam pengurus koperasi itu agar perempuan mendapatkan lebih banyak kesempatan bekerja di Tanah Air.
Arifah mengaku Koperasi Desa Merah Putih butuh waktu agar operasional program itu lebih maksimal lagi.
"Apa yang kita inginkan supaya mereka lebih mendapatkan kesempatan lebih banyak. Sebetulnya sudah, hanya memaksimalkan. Karena ini kan Kooperasi Desa baru proses untuk bisa maksimal," urai dia.
Sebagai informasi, kini terdapat sekitar 80.000 Koperasi Desa Merah Putih se-Tanah Air. Diperkirakan, puluhan ribu koperasi yang dicetus Presiden Prabowo Subianto tersebut dapat menyerap 681.000 tenaga kerja.
Pada Desember 2025, Koperasi Desa Merah Putih ditargetkan dapat menyerap satu juta tenaga kerja se-Indonesia.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id





























