Menuju konten utama

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Resmi Jadi Tahanan KPK

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditahan KPK usai terjaring OTT dugaan jual beli jabatan. KPK menyita uang lebih dari Rp2 miliar.

Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Resmi Jadi Tahanan KPK
Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dan tiga orang lainnya resmi jadi tahanan KPK, Kamis (30/7/2026). Dok Humas KPK.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, resmi mengenakan rompi oranye tanda tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (30/7/2026).

Anom diangkut bersama tiga orang lainnya yang juga mengenakan rompi oranye dengan mobil tahanan menuju rumah tahanan (rutan) KPK usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, sejak Selasa (28/7/2026) malam.

Tangan Anom dan tahanan lainnya juga diborgol. Namun, Anom memilih irit bicara saat dihampiri awak media sebelum naik ke mobil tahanan.

"Kita paham situasinya, kita minta maaf semua," kata Anom.

Sementara, tiga tahanan lainnya yaitu Setya Budi Dias Oktavianto, Lilik Budi Suprianto, dan Mohamad Haris. Namun, belum terdapat informasi soal jabatan ketiga orang tersebut.

Anom dan tiga orang ini merupakan pihak-pihak yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK bersama 17 orang lainnya.

Sementara, belum ada keterangan dari KPK terkait penahanan Anom dkk. Sebelumnya, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa konstruksi perkara secara lengkap akan disampaikan di konferensi pers mendatang.

Diketahui, OTT terhadap Anom dkk ini, terkait dengan kasus dugaan jual beli jabatan dan penerimaan lainnya oleh Anom terkait sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Pemalang.

KPK juga turut menyita sejumlah barang bukti termasuk uang senilai lebih dari Rp2 miliar. KPK juga menyegel sejumlah lokasi untuk digeledah di kemudian hari.

Baca juga artikel terkait BUPATI PEMALANG atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Dipna Videlia Putsanra