Menuju konten utama

Mentari Group Berikan Penghargaan ke Guru Lewat Ajang MNAE 2026

Mentari Group menghadirkan Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026 sebagai ajang apresiasi bagi para pendidik di Indonesia.

Mentari Group Berikan Penghargaan ke Guru Lewat Ajang MNAE 2026
Media Gathering “Celebrating Educators, Inspiring Change” dalam acara Mentari National Awards for Educators 2026 yang digelar oleh Mentari Groups di Sotis Residence Pejompongan, Jakarta pada Rabu (26/06/2026). FOTO/Dina Nur Aulia/Tirto,id.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Mentari Group memberikan apresiasi kepada para pendidik dengan menggelar Mentari National Awards for Educators (MNAE) 2026. Tahun ini, 770 guru dari 679 sekolah di 228 kota terjaring mengikuti seleksi dalam ajang tersebut.

MNAE 2026 mencakup tiga kategori penghargaan, yakni Mentari Leadership Awards bagi kepala sekolah visioner, Mentari Changemaker Awards untuk guru inovatif, serta Mentari Educreator Awards bagi guru yang memberikan dampak lewat pemanfaatan platform digital dalam pembelajaran.

Dari keseluruhan peserta, tercatat 78 pendidik mengikuti seleksi kategori Leadership, 171 di kategori Changemaker, dan 571 untuk kategori Educreator.

Setelah melewati proses seleksi hingga penjurian, sebanyak 20 pendidik terpilih sebagai penerima penghargaan MNAE 2026.

Executive Director Mentari Group, Natalina Rimba, menjelaskan perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), turut membawa perubahan di sektor pendidikan.

Menurut dia, kondisi tersebut menuntut para guru untuk terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

“Pendidikan saat ini tidak hanya berbicara tentang capaian akademik, tetapi juga karakter, kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan beradaptasi. Oleh karena itu, Mentari Group berkomitmen untuk terus mendukung pendidik melalui inovasi, kolaborasi, dan berbagai program pengembangan agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pendidikan Indonesia,” ujar Natalina di Jakarta pada Rabu (26/08/2026).

Head of Marketing Communication Mentari Group, Bunga Mega, menambahkan MNAE 2026 dihadirkan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, inovasi, dan kontribusi para pendidik dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

“MNAE 2026 tidak hanya menjadi ruang untuk memberikan apresiasi, tetapi juga untuk mengangkat dan membagikan praktik baik para pendidik. Kami berharap apresiasi ini dapat mendorong semakin banyak pendidik untuk terus berinovasi dan menginspirasi ekosistem pendidikan di Indonesia,” kata Bunga.

Apresiasi juga dinilai penting untuk memberikan ruang bagi guru menunjukkan praktik dan kontribusi yang telah dilakukan di lingkungan pendidikan.

Praktisi pendidikan sekaligus salah satu juri MNAE 2026, Itje Chodidjah, mengatakan bahwa keikutsertaan para pendidik dalam MNAE tidak semata-mata berkaitan dengan kompetisi, tetapi juga menjadi bentuk keinginan untuk menunjukkan hasil dan pencapaian mereka.

“Saya yakin mereka, guru yang membuat program dan mengirimkan ke Mentari Group, itu bukan hanya semata-mata lomba. Mereka ingin menunjukkan bahwa ini adalah prestasi saya,” ujar Itje.

Menurut Itje, MNAE 2026 diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi para pendidik untuk terus menjalankan perannya. Ia pun menilai keberadaan guru yang aktif mengajukan praktik baik dalam mengajar merupakan hal penting dalam ekosistem pendidikan.

“Apresiasi kepada guru adalah multivitamin yang sangat memberikan kekuatan,” lanjutnya.

Praktisi Pendidikan dan Educreator Galih Sulistyaningra juga menilai pendidik perlu merasa bahwa kontribusi mereka memiliki nilai. Maka itu, menurut dia, dukungan pada guru perlu diberikan secara berkelanjutan, termasuk melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Para pendidik itu harus merasa berharga. Mentari ini perlu terus menggandeng para guru,” ujar Galih.

Ia menambahkan, apresiasi dan dukungan tersebut penting agar para guru tetap memiliki semangat untuk berkontribusi bagi pendidikan Indonesia.

“Apa pun iklimnya, tetap punya semangat untuk melihat Indonesia yang lebih baik. Apa yang kita tabur hari ini, nantinya anak-anak yang kita ajar yang akan membawakan perubahan,” katanya.

Apresiasi yang diberikan Mentari Group tak berhenti pada penghargaan. Selain memperoleh plakat, sertifikat, dan total hadiah uang tunai Rp60 juta, 20 guru pemenang MNAE 2026 akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pengembangan kompetensi selama satu tahun dalam program Mentari Teachers Academy (MTA).

Para penerima penghargaan juga berkesempatan memperoleh beasiswa S2 Manajemen Pendidikan melalui kolaborasi Mentari Group dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Asia, Malang. Total nilai beasiswa yang disiapkan mencapai Rp100 juta.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Mentari Group untuk memberikan ruang bagi para pendidik agar terus mengembangkan kompetensi sekaligus memperluas dampak dari praktik baik yang telah mereka lakukan di lingkungan pendidikan.

Melalui MNAE 2026, Mentari Group tidak hanya memberikan penghargaan kepada guru dan kepala sekolah, tapi juga mendorong agar dedikasi dan inovasi mereka terus berkembang.

Rangkaian MNAE 2026 akan berlanjut hingga awarding ceremony pada 26 September 2026 di Fairmont Hotel, Jakarta.

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Dina Nur Aulia

tirto.id - Edusains
Penulis: Dina Nur Aulia
Editor: Addi M Idhom