Menuju konten utama

Salah, Video Rekaman Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8

Video itu merupakan dokumentasi peristiwa KM Cahaya Intan Celebes GT 44 yang tenggelam di perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara, 14 Februari 2026.

Salah, Video Rekaman Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8
Periksa Fakta Korban KM Virgo. foto/hotline periksa fakta tirto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Beredar di media sosial Facebook sebuah video yang pengunggahnya mengklaim sebagai rekaman video anak buah kapal (ABK) korban tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang terombang-ambing di lautan setelah kapal itu tenggelam.

Unggahan tersebut disebarkan oleh akun Facebook “Bang Maul” (arsip) pada Selasa (15/9/2026). Cuplikan video berdurasi 2 menit 14 detik tersebut, memperlihatkan sejumlah orang mengenakan jaket pelampung dan berpegangan pada benda terapung di tengah laut. Video tersebut disertai narasi, mereka merupakan awak dan penumpang KM Virgo Transport 8 yang tenggelam.

ABK KM Virgo Terombang Ambing di Lautan Setelah Kapal Kargo Mereka Tenggelam.” Begitu narasi tertulis dalam video.

Pengunggah juga menambahkan keterangan dalam unggahan, “ABK KM Virgo terombang ambing usai kapal mereka tengelam di peraian Laut Jawa.

Sampai artikel ini ditulis pada Senin (21/9/2026), unggahan tersebut telah mendapatkan 1,2 ribu tanda suka, 69 komentar, dan 75 kali dibagikan. Kolom komentar terbagi dua sebagian warganet mempercayai informasi tersebut dan mendoakan keselamatan para korban, sedangkan sebagian lainnya menuliskan bahwa video itu bukan korban Kapal Virgo.

Tirto juga menemukan unggahan serupa pada akun Facebook “Anwar Jahid Pena,” “Aku Agen Berita” pada grup obrolan Komunitas Anak Asli Pati, "Simon", akun Instagram @pilarbantennews, dan akun TikTok @notif.id.media.

Lantas, benarkah video tersebut merupakan rekaman korban Kapal Virgo Transport 8?

Periksa Fakta Korban KM Virgo

Periksa Fakta Korban KM Virgo. foto/hotline periksa fakta tirto

Penelusuran Fakta

Untuk membuktikan kebenaran klaim, Tirto melakukan pencarian gambar terbalik (reverse image) menggunakan mesin pencarian Google. Hasil penelusuran mengarah pada YouTube @HeraldIndonesia yang menampilkan video identik dengan keterangan menunjukkan video tersebut adalah korban tenggelamnya Kapal Cahaya Intan Celebes GT 44 di Teluk Bone diunggah pada 18 Februari 2026.

Kapal Motor (KM) Cahaya Intan Celebes GT 44 tenggelam di perairan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Sabtu (14/2/2026).

Kapal tenggelam diakibatkan oleh mesin mengalami kerusakan di tengah cuaca ekstrim, 13 penumpang dan 7 ABK berhasil dievakuasi dengan selamat ke kapal nelayan yang berada di sekitar lokasi kejadian.” Begitu keterangan tertulis dalam video.

Melansir laman Inspirasi Timur Kapal motor KM Cahaya Intan Celebes dilaporkan tenggelam di perairan Teluk Bone, di wilayah Boepinang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Sabtu (14/2/2026). Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan selamat setelah sempat terombang-ambing di tengah laut selama beberapa jam.

KM Cahaya Intan Celebes sebelumnya berlayar dari Bajoe, Sulawesi Selatan, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang, Kabupaten Bombana, kapal tersebut membawa 20 orang yang terdiri atas 13 penumpang dan 7 anak buah kapal (ABK).

Komandan Pos SAR Kolaka, Haeruddin, membenarkan peristiwa tersebut, pihaknya menerima laporan kecelakaan kapal yang terjadi di perairan Poleang, Kabupaten Bombana.

Berdasarkan laporan yang kami terima, kapal mengalami kebocoran setelah dihantam gelombang tinggi saat cuaca buruk sebelum tiba di pelabuhan tujuan,” jelas Haeruddin.

Seluruh penumpang dan kru kapal berhasil bertahan sekitar tiga jam di laut sebelum akhirnya dievakuasi oleh kapal nelayan yang melintas di lokasi kejadian. Proses penyelamatan berlangsung cepat setelah para nelayan melihat para korban yang mengapung dan meminta pertolongan.

Kemudian, seluruh korban langsung dibawa ke Puskesmas Boepinang, Kecamatan Poleang, untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Petugas medis memastikan kondisi para penumpang dalam keadaan stabil meskipun mengalami kelelahan akibat terombang-ambing di laut.

Senada dengan hal tersebut, Tirto melaporkan, Humas Basarnas Kendari Wahyudi saat dihubungi di Kendari, Sabtu (14/2/2026), mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA.

Wahyudi mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang mereka terima, saat kapal tersebut akan tenggelam, para penumpang dan awak kapal berhasil diselamatkan oleh para nelayan yang berada di sekitar perairan tersebut.

"Seluruh penumpang dan awak kapal dievakuasi ke Puskesmas Boepinang Bombana," ungkap Wahyudi.

Sementara itu, Kepala Pos SAR Kolaka Haeruddin mengatakan bahwa KM Cahaya Intan Celebes tersebut bergerak dari Pelabuhan Bajoe sekitar pukul 00.00 Wita, dengan tujuan Pelabuhan Boepinang Bombana.

"Dan pukul 06.00 Wita, kapal tersebut mengalami kebocoran pada lambung kapal akibat dihantam gelombang besar serta angin kencang. Jadi, pada saat itu kru kapal berusaha memompa air dengan memakai mesin alkon sebanyak empat eh unit. Namun, masih tetap tidak mampu," jelasnya.

Haeruddin menjelaskan bahwa karena tak dapat menguras air yang berada di lambung kapal, kapten kapal saat itu melihat perahu nelayan dan mendekatinya. Sehingga ia memilih untuk mendekati kapal tersebut.

"Dan setelah itu seluruh penumpang dievakuasi oleh kapal nelayan tersebut karena kapal Celebes itu mengalami kebocoran dan tenggelam," jelasnya.

Sementara itu, perihal tenggelamnya KM Virgo Transport 8, Tirto melaporkan, tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan, Senin (21/9/2025).

Dari total 243 orang yang terdaftar dalam manifest, sebanyak 120 orang telah berhasil ditemukan. Perinciannya, 108 orang selamat dan 12 orang dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, 123 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

"Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam," kata Kepala Basarnas, M. Syafii, dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Kedua korban yang berjenis kelamin laki-laki itu, ditemukan di dalam badan KM Virgo saat tim BSG melakukan operasi pencarian dan penyelaman, masing-masing pada pukul 09.04 WITA dan 09.13 WITA, sebelum dievakuasi menggunakan Helikopter HR 3601 menuju Bandara Banjarmasin pada pukul 11.20 WITA.

Dengan demikian, video dalam unggahan yang viral tersebut merupakan video lama yang memperlihatkan korban tenggelamnya KM Cahaya Intan Celebes GT 44, bukan video terkait tenggelamnya kapal KM Virgo Transport 8.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran, video yang mengklaim sebagai rekaman korban KM Virgo Transport 8 yang terombang-ambing di lautan bersifat salah dan menyesatkan (false and misleading).

Faktanya, video tersebut merupakan dokumentasi peristiwa KM Cahaya Intan Celebes GT 44 yang tenggelam di perairan Poleang, Bombana, Sulawesi Tenggara, pada 14 Februari 2026, dengan 13 penumpang dan tujuh awak kapal berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

Selain itu, informasi bahwa kapal tenggelam akibat kerusakan mesin juga tidak sesuai dengan keterangan Basarnas yang menyebut kebocoran lambung akibat hantaman gelombang besar dan angin kencang.

==

Bila pembaca memiliki saran, ide, tanggapan, maupun bantahan terhadap klaim Periksa Fakta dan Decode, pembaca dapat mengirimkannya ke email factcheck@tirto.id.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN KAPAL atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto