Menuju konten utama

Menko PM Target Bansos Hanya untuk Lansia & Difabel

Kemenko PM hendak mengubah pola pikir masyarakat terkait bansos.

Menko PM Target Bansos Hanya untuk Lansia & Difabel
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin usai menghadiri acara Satya JKN Award 2025 di Hotel Grand Mercure, Jakarta Pusat, Selasa (14/10/2025). tirto.id/Rahma Dwi Safitri
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, mengatakan bantuan sosial (bansos) nantinya bakal diperuntukkan warga lanjut usia (lansia) dan difabel. Sementara itu, masyarakat selain lansia dan difabel diharapkan dapat menghidupi diri masing-masing.

Menurut Imin, Kemenko PM hendak mengubah pola pikir masyarakat terkait bansos. Kini, masyarakat menilai bansos sebagai bantuan jangka pendek.

"Menggeser paradigma lama yang dulu bantuan sosial yang bersifat karitatif, jangka pendek, bergeser ke pemberdayaan jangka menengah, dan panjang," ucapnya dalam agenda Satu Tahun Pemberdayaan Masyarakat: Langkah Awal Transformasi Bangsa di Jakarta Pusat, Selasa (28/10/2025).

Karena itu, kata Imin, pemerintah nantinya hanya akan menyalurkan bansos kepada warga lansia dan difabel. Masyarakat yang tergolong dalam desil 1 atau miskin ekstrem diharapkan dapat produktif saat tak lagi menerima bansos.

Sebab, Imin berujar, Kemenko PM bertugas mengatasi kemiskinan ekstrem di tanah air. Masyarakat yang kini masih miskin ekstrem diharapkan bakal turut menjadi penggerak ekonomi Indonesia.

"Diharapkan satu hari nanti yang menerima bantuan sosial hanya dua kelompok. Satu lansia yang kedua difabel sehingga masyarakat dari seluruh lapisan mana pun, desil satu dan seterusnya, tumbuh berkembang secara mandiri, produktif, inovatif, dan menjadi bagian dari ekonomi yang tumbuh di tanah air kita," urainya.

"Kita harus menyiapkan seluruh ekosistem yang memungkinkan terwujudnya masyarakat yang produktif dan mandiri," lanjut dia.

Imin meyakini pemerintah saat ini bakal menyalurkan anggaran untuk pengembangan masyarakat tanah air.

"Anggaran negara yang dikeluarkan harus berorientasi pada pemberdayaan sehingga dengan masyarakat itu berdaya, maka masyarakat produktif dan dengan sendirinya maka negara akan kaya di hari-hari berikutnya," tutur dia.

Baca juga artikel terkait BANSOS atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Flash News
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama