Menuju konten utama

Menkes Soroti Bahaya Campak Usai Kasus Influencer Ruce

Influencer Ruce Nuenda ramai menjadi perbincangan setelah perilakunya bepergian ke tempat umum meski sedang sakit campak kemudian viral di media sosial.

Menkes Soroti Bahaya Campak Usai Kasus Influencer Ruce
Ilustrasi Campak. (FOTO/iStockphoto)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pentingnya sosialisasi terkait bahayanya penyakit campak. Hal ini menyusul perilaku seorang influencer bernama Ruce Nuenda yang ramai dibicarakan karena bepergian ke tempat umum meski sedang sakit campak.

Hal ini juga menjadi perhatian warganet karena kasus campak di Indonesia yang masuk dalam kasus luar biasa (KLB) dan bisa menyebabkan komplikasi serius.

"Jadi bantu disosialisasikan ya teman-teman, bantu sosialisasikan bahwa campak itu berbahaya," kata Menkes dalam kunjungannya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tafaeri, Nias Utara, pada Jumat (5/3/2026).

Budi menjelaskan bahwa campak merupakan salah satu penyakit dengan tingkat penularan tertinggi di dunia bahkan lebih tinggi dari Covid-19. Satu orang yang terinfeksi dapat menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya.

"Dia memang fatality rate-nya atau kematiannya rendah di dewasa, tapi di anak-anak tinggi. Jadi jangan sampai anak-anak kita kena campak karena mereka bisa meninggal kalau kondisinya enggak baik," kata Budi.

Meskipun berbahaya, Budi menyebut bahwa penyakit ini bisa dicegah melalui imunisasi. Menurutnya, vaksin campak sudah tersedia dan terbukti mampu melindungi anak-anak dari risiko infeksi berat.

Dia juga mengajak semua pihak menyebarkan informasi soal campak lewat berbagai media. Menurutnya ini adalah pekerjaan yang cukup besar sebab masih ada puluhan juta orang tua di Indonesia yang perlu terus diedukasi mengenai pentingnya imunisasi bagi anak.

Sebagai informasi, kasus Ruce ini semakin viral setelah sejumlah warganet membagikan tangkapan layar soal perilakunya yang dinilai tak baik itu di berbagai platform media sosial. Ruce pun telah memberikan klarifikasi berisi permohonan maaf dan mengaku tidak tahu bahaya penyakit campak dan penularannya.

Baca juga artikel terkait CAMPAK atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Sosial Budaya
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Alfons Yoshio Hartanto