Menuju konten utama

Menhub: Butuh Rp842 Miliar Benahi 1.600 Perlintasan Sebidang

Anggaran yang dibutuhkan Kemenhub membenahi perlintasan sebidang lebih sedikit dari yang diperkirakan Presiden Prabowo sekitar Rp4 triliun.

Menhub: Butuh Rp842 Miliar Benahi 1.600 Perlintasan Sebidang
Pengendara sepeda motor melintasi perlintasan sebidang kereta api kawasan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (8/7/2024). PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sepanjang tahun 2024 terjadi 195 kali kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang yang mengakibatkan 68 orang meninggal dunia, sedangkan pada tahun 2023 terjadi 327 kali kecelakaan yang mengakibatkan 94 orang meninggal. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membutuhkan investasi mencapai Rp842,48 miliar untuk peningkatan keselamatan di lokasi perlintasan sebidang usai kecelakaan maut di Stasiun Bekasi Timur. Ada sekitar 1.600 titik perlintasan sebidang yang perlu dibenahi.

“Perhitungan biaya peningkatan keselamatan untuk peningkatan keselamatan pada 1.600 lokasi perlintasan sebidang dibutuhkan total investasi sebesar Rp842,48 miliar,“ ujar Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, dalam rapat di Kompleks Parlemen, Kamis (21/5/2026).

Dari jumlah tersebut, sebesar Rp603,9 miliar berasal dari biaya operasional (OPEX) yang akan ditanggung Kementerian Perhubungan melalui skema IMO atau sekitar 72 persen dari total investasi.

Sementara sisanya Rp238,6 miliar berupa belanja modal (CAPEX) akan ditanggung PT KAI atau sekitar 28 persen dari total kebutuhan.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan keselamatan seperti penyediaan petugas penjaga lintasan senilai Rp603,9 miliar, pembangunan pos jaga sebesar Rp158,1 miliar, hingga fasilitas pendukung mekanikal dan elektrikal senilai Rp60,9 miliar.

Dudy mengatakan kick-off penanganan perlintasan sebidang dilakukan pada 5 Mei 2026. Adapun, pemerintah berkomitmen menutup 172 perlintasan sebidang yang dinilai berisiko tinggi.

Anggaran yang dibutuhkan Menhub untuk membenahi perlintasan sebidang itu lebih sedikit dari yang diperhitungkan Presiden Prabowo Subianto yakni sekitar Rp4 triliun. Namun, anggaran itu nantinya akan disinkronkan dengan pembangunan lain.

“Setelah perhitungan kami itu kami eh kurang lebih hanya membutuhkan sekitar Ro800 miliar. Jadi nanti Rp4 triliun itu juga kita akan sinkronkan dengan pembangunan flyover dan underpass,” katanya.

Baca juga artikel terkait PERLINTASAN SEBIDANG atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto