Menuju konten utama

Menhan Sjafrie Sebut Kehadiran Yonif TP Kurangi Begal & Kriminal

Sjafrie menjelaskan, nantinya dalam setiap kabupaten/kota di pulau Jawa, diharapkan setidaknya ada satu Yon TP yang berdiri.

Menhan Sjafrie Sebut Kehadiran Yonif TP Kurangi Begal & Kriminal
Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin, menyebut angka kriminalitas seperti aksi begal di kabupaten/kota menjadi turun secara drastis setelah Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dibentuk. Sjafrie beralasan, ada wilayah yang tidak memiliki pasukan TNI sama sekali sebelum berdirinya Yonif TP.

“Sebelum ada Batalyon Teritorial Pembangunan di kabupaten, tadinya di kabupaten itu tidak ada pasukan, ya. Apa yang terjadi? Begal, kriminal, itu besar sekali,” kata Sjafrie dalam rapat bersama Komisi I DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (19/5/2026).

“Tapi setelah kita berada di situ, membuat pangkalan, dan pangkalan itu sudah jadi, dengan latihan, kemampuan dan sebagainya. Ini begal kriminal di situ yang tadinya minus sekian persen, sekarang menjadi plus sekian persen kriminalnya hilang,” sambungnya.

Ia menambahkan, kehadiran Yonif TP juga diperlukan mengingat Indonesia memiliki banyak perbatasan dengan negara-negara tetangga.

Meski begitu, Sjafrie memastikan bahwa pembangunan Yonif TP itu bukan untuk mengantisipasi serangan negara lain, melainkan hanya untuk menjaga kedaulatan Indonesia.

“Kami tidak mengantisipasi mereka mau menyerang kita, tapi apa yang saya sampaikan ini adalah kita ingin mengawal kedaulatan negara kita. Jadi kami membangun kemampuan kita ini adalah untuk mengawal ini semuanya,” kata Sjafrie.

Di saat yang sama, Sjafrie menekankan bahwa pembangunan Yonif TP di setiap kabupaten/kota di pulau Jawa ditargetkan akan rampung pada tahun 2026.

Sjafrie menjelaskan, nantinya dalam setiap kabupaten/kota di pulau Jawa, diharapkan setidaknya ada satu Yon TP yang berdiri.

“Kita targetkan setiap tahun, 150 batalyon [dibangun] untuk memenuhi 514 Kabupaten. Insyaallah di tahun 2026 seluruh kabupaten di wilayah Jawa sudah dikawal oleh satu Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan,” tutur Sjafrie.

Baca juga artikel terkait PEMERINTAHAN PRABOWO-GIBRAN atau tulisan lainnya dari Naufal Majid

tirto.id - Flash News
Reporter: Naufal Majid
Penulis: Naufal Majid
Editor: Andrian Pratama Taher