tirto.id - Sosok Tilly Norwood mulai banyak dibicarakan oleh aktor dan aktris Hollywood yang diduga mulai resah dengan keberadaannya. Siapa Tilly Norwood dan kenapa kehadirannya membuat gaduh?
Tilly Norwood digambarkan sebagai seorang wanita muda dengan tampilan hiper-realistis. Dengan rambut berwarna coklat gelap atau “brunette” bergelombang, mata hijau, dan juga lesung pipi yang semakin melengkapi penampilannya.
Siapa Tilly Norwood?
Tilly Norwood adalah aktris virtual yang diciptakan sepenuhnya oleh kecerdasan buatan (AI). Ia dikembangkan oleh Xicoia, sebuah studio bakat AI yang didirikan oleh Eline Van der Velden, seorang aktris sekaligus inovator teknologi.
Xicoia merupakan cabang dari Particle6, perusahaan produksi AI milik Van der Velden. Tujuan dari studio ini adalah mempromosikan dan mengembangkan talenta digital dalam industri film dan TV.
Eline Van der Velden dalam sebuah kesempatan wawancara menyebut jika tujuannya untuk menciptakan Tilly Norwood adalah untuk menjadi “ the next Scarlett Johansson atau Natalie Portman.”
Sama seperti kebanyakan artis lainnya, Tilly juga mempunyai akun media sosial. Di akun Instagramnya @tillynorwood, ia membagikan foto-foto yang seolah-olah adalah kesehariannya. Namun, tentu saja, semua itu hanya AI semata.
Tilly pertama kali diperkenalkan ke publik melalui sketsa komedi berjudul “AI Commissioner”. Sketsa ini menggambarkan proyeksi masa depan industri televisi jika semakin dikendalikan oleh AI.
Kenapa Kehadiran Tilly Norwood Banyak Ditentang?
Dalam acara Zurich Summit beberapa waktu yang lalu, Eline Van der Velden menyatakan bahwa Xicoia hampir menandatangani kontrak resmi agar Tilly bisa diwakili secara profesional oleh agensi bakat, seperti halnya aktor manusia.
Ini adalah langkah besar karena sedikit lagi Tilly bisa segera “bekerja” secara profesional di dunia film atau TV. Seperti layaknya aktris di dunia nyata, Tilly akan bergabung dengan agensi yang akan mendaftarkannya casting untuk salah satu peran di film atau acara televisi.
Dalam dunia teknologi, kehadiran karakter AI yang membintangi sebuah proyek film maupun acara televisi tentu merupakan pencapaian yang besar. Di dunia film sendiri, jika memang ini terjadi, keuntungan yang didapat seperti efisiensi biaya produksi, minim resiko, dan dapat mengerti kemauan sutradara atau penulis naskah karena ia bergerak sesuai dengan perintah.
Hanya saja, kehadiran Tilly Norwood menjadi calon bintang Hollywood ini dianggap sebagai “ancaman” bagi eksistensi aktor dan aktris sungguhan. Salah satu aktris yang menolak kehadiran Tilly adalah Melissa Barrera.
“Semoga semua aktor yang diwakili oleh agen yang melakukan ini, meninggalkan mereka. Menjijikkan, lihat situasinya,” tulis Melissa di Instagram Story nya dikutip Deadline.
Mara Wilson turut memberi komentar dalam unggahan Melissa tersebut.
"Lalu bagaimana dengan ratusan perempuan muda yang masih hidup yang wajahnya digabung menjadi satu untuk membentuknya? Tidak mungkin mereka dipekerjakan, kan?" tulisnya.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id


































