Menuju konten utama

Mengapa Kita Harus Berharap kepada Allah Swt?

Sifat berharap kepada Allah, atau biasa disebut dengan istilah raja', merupakan salah satu bentuk atau cabang keimanan.

Mengapa Kita Harus Berharap kepada Allah Swt?
Ilustrasi Islam. foto/Istockphoto

tirto.id - Berharap kepada Allah Swt. merupakan salah satu syu'abul iman atau cabang-cabang iman. Dalam Islam, berharap kepada Allah disebut dengan istilah raja'.

Secara etimologi, raja’ berasal dari kata rajaa-yarjuu-raja'an yang berarti mengharap dan pengharapan. Secara istilah, raja' artinya berharap untuk memperoleh rahmat dan karunia Allah Swt.

Raja' adalah sifat yang menumbuhkan perasaan husnuzan kepada Allah. Maka dari itu, pengamalan sifat raja' harus disertai sifat optimistis, perasaaan gembira, sikap percaya, dan yakin akan kebaikan Allah Swt.

Sifat raja' juga harus diimbangi dengan amal. Apabila harapan kepada Allah tidak diimbangin amal, hal tersebut hanyalah angan-angan belaka (gurur). Sederhananya, harapan yang kita nantikan harus diimbangi dengan ikhtiar, doa, dan tawakal.

Ayat tentang raja' dalam Al-Qur'an salah satunya disebutkan dalam Surah Al-Ahzab ayat 21.

"Sungguh, pada [diri] Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, [yaitu] bagi orang yang mengharap [rahmat] Allah dan [kedatangan] hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah,"(QS. Al-Ahzab [33]: 21).

Sementara itu, hadits tentang berharap kepada Allah juga terdapat dalam riwayat Bukhari dan Muslim.

“Dari Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda: 'Ketika Allah menciptakan makhluk, Ia menulis pada suatu kitab, yang mana kitab itu berada disisi-Nya di atas Arsy, yaitu tulisan yang berbunyi: 'Sesungguhnya rahmat-Ku itu mengalahkan murka-Ku.'” (HR. Bukhari dan Muslim).

Bagaimana Sifat Seseorang yang Memiliki Sifat Raja'?

Tanda-tanda berharap kepada Allah pada seorang muslim salah satunya adalah bersemangat untuk menggapai rahmatNya. Kendati seseorang memiliki banyak dosa, tetapi ia optimistis bahwa Allah Swt. adalah maha pengampun, pengasih, dan penyayang. Allah Swt. pasti akan mengampuninya, selaku seseorang tersebut mau bertobat dengan bersungguh-sungguh.

Ciri-ciri orang yang mempunyai sifat raja' adalah selalu optimistis dan dinamis. Berikut penjelasan tanda-tanda orang yang memiliki sifat raja':

1. Optimistis

Orang yang selalu berharap kepada Allah akan memandang segala hal dari sisi positif. Artinya, ia percaya bahwa masalah apapun yang dihadapinya bisa diselesaikan dengan cara berikhtiar, berdoa, dan tawakal kepada Allah.

Sebab, si optimis memegang keyakinan penuh terhadap Allah Swt. sebagaimana dalam Surah Al-Insyirah ayat 5-6:

"Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan." (QS. Al-Insyirāh [94] : 5-6)

2. Dinamis

Dinamis artinya terus berubah. Jika dikaitkan dengan ciri-ciri orang yang memiliki sifat raja', dinamis artinya berubah menjadi lebih baik, terus berkembang, dan mudah beradaptasi.

Orang yang memiliki sifat raja' kepada Allah akan senantiasa berusaha semaksimal mungkin. Sebab, ia percaya ada Allah yang membantunya.

Ajaran untuk bersikap dinamis dan selalu berkembang menjadi lebih baik terdapat dalam Surah Al-Insyirah ayat 7-8.

"Maka apabila engkau telah selesai [suatu urusan], tetaplah bekerja keras [untuk urusan yang lain]." (Q.S. Al-Insyirāh [94]: 7- 8)

Apa Manfaat dari Memiliki Sikap Raja' Berharap kepada Allah?

Manfaat sifat raja' bagi seorang muslim begitu banyak, mulai dari mendorong untuk senantiasa taat kepada Allah Swt, terhindar dari sifat putus asa, tidak berani menghakimi orang lain, hingga terhindar dari sifat sombong.

Ahmad Taufik dan Nurwastuti Setyowati dalam Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti untuk SMA/SMK Kelas X (2021) menuliskan beberapa manfaat sifat raja' sebagai berikut:

1. Semangat dalam ketaatan kepada Allah Swt.

Setan dan nafsu senantiasa berusaha menjerumuskan muslim ke jalan yang tidak diridai Allah Swt. Oleh sebab itu, manusia harus percaya bahwa Allah akan menurunkan rahmatNya kepada mereka yang senantiasa taat.

2. Tenang dalam menghadapi kesulitan

Cobaan akan selalu datang dalam kehidupan manusia. Bahkan menurut sebagian ulama, ujian adalah bentuk cinta Allah Swt. kepada manusia, sehingga dapat meningkatkan kadar keimanan. Manusia harus percaya bahwa Allah Swt. akan memberikan pahala bagi siapa saja yang sanggup menghadapi berbagai kesulitan hidup.

3. Merasa nikmat dalam beribadah kepada Allah Swt.

Seseorang dengan sifat raja' akan berorientasi pada rida Allah Swt., pahala, dan surga. Maka dari itu, orang yang punya sifat raja' akan menjalani cobaan dengan ikhlas.

4. Menumbuhkan sifat optimis

Rahmat Allah Swt. kepada manusia begitu luas, salah satunya ujian yang diberikan tidak akan melebihi batas mampu seorang muslim. Maka dari itu, seorang muslim harus yakin bahwa ia pasti mampu melewati setiap ujian dengan pertolongan rahmat Allah Swt.

Dari penjelasan manfaat di atas, sifat raja' sudah sewajarnya dimiliki oleh setiap muslim. Cara menumbuhkan sifat berharap kepada allah dapat dilakukan melalui beberapa hal seperti muhasabah atas nikmat-nikmat Allah Swt, mempelajari dan memahami Al-Qur'an, hingga meyakini kesempurnaan karunia Allah Swt.

Contoh Berharap kepada Allah

Contoh raja' kepada Allah Swt. dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari-sehari seorang muslim. Berikut ini 5 contoh berharap kepada Allah Swt:

  • Bekerja secara halal dengan mengharap penghasilan yang akan didapatkan diridai Allah Swt.
  • Bersedekah kepada orang yang membutuhkan dengan mengharap rida Allah Swt.
  • Membantu orang lain tanpa mengharap imbalan, namun mencari rida Allah Swt.
  • Beribadah dengan bersungguh-sungguh, tanpa mengharap pujian dari orang lain.
  • Menghindari korupsi dalam pekerjaan, karena orientasi bukan sekedar keuntungan namun rida Allah Swt.

Baca juga artikel terkait PENDIDIKAN AGAMA ISLAM atau tulisan lainnya dari Syamsul Dwi Maarif

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Syamsul Dwi Maarif
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Fadli Nasrudin