Menuju konten utama

Mayat Tertutup Tumpukan Pakaian di Depok, Polisi Tangkap Pelaku

Polisi menemukan tanda kekerasan pada jenazah korban saat ditemukan serta ditemukan serbuk bubuk kopi di lokasi penemuan jenazah.

Mayat Tertutup Tumpukan Pakaian di Depok, Polisi Tangkap Pelaku
Olah TKP di lokasi penemuan mayat di bawah tumpukan pakaian di daerah Depok, Jawa Barat. FOTO/Dokumentasi Polsek Cinere.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Polisi menyatakan adanya tanda kekerasan pada mayat perempuan berinisial DH (65) yang ditemukan tertumpuk pakaian di rumahnya. Hal itu dipastikan setelah tim penyidik kepolisian melakukan pemeriksaan kepada mayat tersebut usai ditemukan tinggal tulang di Meruyung, Limo, Depok.

"Ada dugaan kekerasan dalam jasadnya," ujar Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, saat dihubungi wartawan, Senin (9/3/2026).

Chairul menuturkan, dari proses identifikasi yang dilakukan terhadap mayat korban, ditemukan taburan bubuk kopi. Jasad korban pun sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses autopsi.

Dia menerangkan, kasus ini kini diambil alih oleh Polda Metro Jaya. Terduga pelaku pun sudah dilakukan penangkapan meski belum diungkap identitasnya.

"Diduga pelaku sudah kita amankan namun kasus ditarik ke Polda Metro Jaya," ucap dia.

Untuk diketahui, jasad DH ditemukan oleh anak korban dan pacarnya pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu anak korban datang untuk bersih-bersih rumah.

Kedua saksi menyatakan kedatangan ke rumah korban sebelumnya pada Februari 2026 dan mendapat informasi bahwa DH berada di Sukabumi, Jawa Barat, yang merupakan rumah teman sekolahnya. Saat datang ke rumah korban, saksi mendapati pagar rumah tidak terkunci.

"Setelah itu saksi dan ibu korban masuk ke dalam rumah dan melihat keadaan di dalam rumah berantakan. Saksi-saksi melihat keadaan kamar saksi terdapat tumpukan pakaian di lantai. Pada saat itu saksi-saksi tidak menaruh curiga apapun dikarenakan tidak mencium bau aneh apapun dari dalam kamar tersebut," tutur dia.

Karena saksi melihat kondisi dalam rumah yang terlalu kotor, maka hanya pekarangan dibersihkan dan pergi meninggalkan lokasi. Saat kedatangan kedua, saksi mulai membereskan bagian dapur dan kamar hingga akhirnya melihat ada kaki manusi di balik tumpukan pakaian.

"Saksi Sdr. Ricky melihat ada sepasang kaki manusia dalam kondisi sudah terlihat tulangnya saja dan keadaan kulit mengering. Setelah melihat hal tersebut, lalu saksi melapor ke Ketua RT dan selanjutnya ketua RT menginformasikan ke Polsek Cinere," kata dia.

Baca juga artikel terkait PENEMUAN JENAZAH atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher