tirto.id - Aksi Reuni Akbar 212 akan digelar di Silang Monas, Jakarta, pada Selasa (2/12/2025). Sesuai agendannya, aksi ini akan dimulai pukul 18.00 WIB. Sedangkan pengalihan lalu lintas akan diberlakukan sekitar pukul 17.00 WIB.
Melansir unggahan Traffic Management Centre (TMC) Polda Metro Jaya, aksi Reuni Akbar 212 pada 2025 akan berlangsung di Monas, tepatnya di pelataran sisi2 tenggara. Sejumlah ruas jalan akan ditutup selama aksi tersebut. Lantas, bagaimana operasional transportasi umum seperti Transjakarta hingga kereta api?
Info Operasional Transjakarta & KAI, serta Rekayasa Lalu Lintas Aksi 212
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memastikan operasional bus Transjakarta berlaku normal selama acara Reuni Akbar 212, Selasa (2/12/2025). Penyesuaian akan dilakukan dengan pengaturan dan petunjuk petugas di lapangan.
“Menyesuaikan pengaturan lalu lintas dan petunjuk petugas di lapangan serta mengutamakan keselamatan di jalan,” tulis Dishub DKI Jakarta melalui Instagram, Senin (1/12/2025).
Sedangkan, PT Kereta Api Indonesia/KAI (Persero) menyatakan bahwa 12 perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir akan Berhenti Luar Biasa di Stasiun Jatinegara. Hal itu demi mengantisipasi kegiatan massa 212 di Monas.
“Bagi penumpang KA-KA tersebut, bisa berangkat dan naik di Stasiun Jatinegara dengan tetap mengacu pada jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket, sebagai langkah antisipasi calon penumpang yang mengalami kesulitan akses menuju Stasiun Gambir,” tulis Instagram layanan pelanggan KAI di @kai121_, Senin.
Daftar perjalanan yang terdampak itu di antaranya kereta Bima rute Gambir-Surabaya Gubeng (keberangkatan 17.00 WIB), Gajayana rute Gambir-Malang (keberangkatan 18.50 WIB), Cakrabuana rute Gambir-Purwokerto (keberangkatan 19.10 WIB).
Lalu Sembrani rute Gambir-Surabaya Pasarturi (keberangkatan 19.30 WIB), Pandalungan rute Gambir-Jember (keberangkatan 19.55 WIB), Argo Bromo Anggrek rute Gambir-Surabaya Pasarturi (keberangkatan 20.30 WIB, Argo Lawu rute Gambir-Solo Balapan (keberangkatan 20.45 WIB).
Selanjutnya Purwojaya rute Gambir-Cilacap (keberangkatan 20.55 WIB), Taksaka rute Gambir-Yogyakarta (keberangkatan 21.20 WIB), Gunungjati rute Gambir-Cirebon (keberangkatan 22.05 WIB), Manahan rute Gambir-Solo Balapan (22.50 WIB, serta Argo Anjasmoro rute Gambir-Surabaya Pasarturi (keberangkatan 23.35 WIB).
Sementara itu, sejumlah jalan akan di sekitar Monas akan terkena pengalihan arus, di antaranya Jl. Medan Merdeka Barat, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jl. Medan Merdeka Timur, Jl. Medan Merdeka Utara, Jl. Veteran I, II, dan III, Jl. Majapahit sisi Timur, Jl. Perwira, Jl. Budi Kemuliaan (Arah Patung Kuda), Jl. MH. Thamrin (Simpang Patung Kuda s.d. Simpang Kebon Sirih), serta Jl. Merdeka Selatan (Dari Arah Tugu Tani / Kedubes AS)
“Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, direncanakan mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai,” tulis TMC Polda Metro Jaya melalui Instagram.
“Diimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk merencanakan rute alternatif dan mengutamakan keselamatan dengan mematuhi seluruh rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” tambah keterangan TMC Polda Metro Jaya.
Selain jalan-jalan tersebut, Polda Metro Jaya akan mengantisipasi total setidaknya 67 titik. Pengalihan lalu lintas juga akan dilakukan lebih awal, apabila mobilisasi massa dirasa cukup tinggi.
"Namun, sekiranya memang nanti hasil pantauan di lapangan masih memungkinkan untuk dilintasi, ini tetap akan kita buka untuk aktivitas masyarakat," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Komarudin, Senin, dikutip dari ANTARA.
Sesuai agendanya, Reuni Akbar 212 digelar mulai sekitar pukul 18.00 WIB atau saat memasuki salat Magrib. Hal ini cukup berbeda dengan tahun sebelumnya saat aksi dimulai dengan "qiyamullail" (shalat malam) hingga Shalat Subuh berjamaah.
Untuk tahun ini, agenda Reuni Akbar 212 akan diisi salat Magrib berjemaah. Kemudian dilanjutkan dengan zikir, doa bersama, dan tausiyah para ulama. Ketua Steering Committee (SC), Ahmad Shobri Lubis, mengatakan, tujuan utama acara tersebut adalah menguatkan persatuan umat, yang menjadi dasar Aksi Bela Islam 212 pada 2016.
"Spirit itu yang membangkitkan semangat kita dalam persatuan, maka tahun ini kita tetap mengadakan Reuni Akbar 212,” kata Shobri,Senin (24/11), dikutip dari ANTARA.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































