tirto.id - Link unduh makalah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diajukan penghargaan Nobel untuk perdamaian (Nobel Peace Prize) dapat diakses secara lengkap. Makalah ini ramai diperbincangkan masyarakat di linimasa media sosial.
Makalah berjudul "Free Meal Program by the National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia’s Economic Growth" termuat dalam laman Social Science Research Network (SSRN) pada 31 Maret 2026. Website ini merupakan platform repositori digital berbasis data akademik.
Dalam makalah MBG , terdapat 10 nama penulis dari berbagai instansi. Salah satunya adalah Presiden RI Prabowo Subianto, yang terafiliasi sebagai penulis makalah di urutan pertama. Adapun makalah MBG ini terdiri dari 69 halaman dengan 15 kelompok informan.
Link Unduh Makalah MBG Penghargaan Nobel untuk Perdamaian
Melansir laman papers.ssrn.com, Declaration of Interest makalah MBG menyebutkan bahwa naskah ini diajukan untuk dipertimbangan dalam menentukan Hadiah Nobel Perdamaian 2026.
Dalam abstrak Nobel Peace Prize berisi program MBG disebutkan bahwa MBG yang digagas Badan Gizi Nasional merupakan upaya strategis untuk memadukan kesejahteraan sosial dengan model bisnis cerdas.
Program MBG dinilai dapat memperkuat ketahanan pangan, mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian dilakukan menggunakan metodologi kualitatif yang didukung oleh Action Design Research (ADR). Metode ini dapat penyempurnaan berulang melalui wawancara pemangku kepentingan, kelompok fokus, dan analisis dokumen kebijakan.
"Program ini menunjukkan bagaimana intervensi sosial dapat dirancang tidak hanya untuk mengatasi ketidaksetaraan gizi tetapi juga untuk mendorong peluang ekonomi dengan melibatkan usaha kecil dan menengah (UKM), produsen lokal, dan rantai pasokan berbasis teknologi," dikutip dari abstrak makalah MBG untuk Nobel Peace Prize 2026.
Abstrak tersebut juga menyebutkan bahwa program MBG dapat meningkatkan akses makanan bergizi bagi kelompok rentan, khususnya anak-anak dan rumah tangga berpenghasilan rendah.
Selain itu, program MBG dapat menciptakan lapangan kerja, peningkatan permintaan pertanian, dan ekosistem pangan lokal. Adanya MBG juga dinilai berpotensi penyelarasan program kesejahteraan sosial dan pembangunan ekonomi.
Dalam pembahasan makalah, program MBG diklaim sebagai skema pembangunan perdamaian dan pengembangan yang terintegrasi. Melalui MBG, kebijakan gizi menjadi titik temu antara martabat manusia, ketahanan ekonomi, dan stabilitas sosial jangka panjang.
Penelitian makalah MBG penghargaan Nobel untuk perdamaian itu menerangkan kelaparan dan malnutrisi jika tidak ditangani dengan tepat dapat menimbulkan ketimpangan, kerusuhan, dan ketidakstabilan antargenerasi. Dengan begitu, MGB berfungsi sebagai bentuk infrastruktur perdamaian preventif.
Isi lengkap makalah MBG untuk pengajuan penghargaan Nobel untuk perdamaian dapat diakses pembaca melalui tautan di bawah ini:
Link Unduh Makalah MBG Penghargaan Nobel untuk Perdamaian
Daftar Penulis Makalah MBG dan Informan
Melansir laman papers.ssrn.com, makalah MBG berjudul "Free Meal Program by the National Nutrition Agency Building Smart Business for Food Security Industry and Indonesia’s Economic Growth" ditulis oleh 10 orang.
Prabowo Subianto tercantum sebagai penulis pertama dengan afiliasi Presiden Republik Indonesia. Sementara, sembilan penulis lainnya terafilisi dengan berbagai kampus yang ada di Indonesia.
Berikut nama-nama yang tercatat sebagai penulis makalah MBG dan informan yang digunakan dalam penelitian:
Daftar Nama Penulis Makalah MBG
1. Prabowo Subianto
Presiden Republik Indonesia
2. Prof . Dr. Dian Damayanti
European Alliance for Innovation; Universitas Borobudur Jakarta
3. Ashar Sunarso
Institut Pemerintahan Dalam Negeri
4. Norhidayah Azman
Management and science university
5. Iwan Iwan
Universitas Negeri Jakarta
6. Prof. Dr. Ir. Gimbal Doloksaribu
Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta
7. Prof. Dr. Cicih Ratnasih
Universitas Borobudur Jakarta
8. Mansuri
Universitas Borobudur Jakarta
9. Dr. Sugiyanto Saleh
Universitas Borobudur Jakarta
10. Prof. Dr. Ninuk Lustyantie
Universitas Negeri Jakarta
Kelompok Informan Makalah MBG
- Pejabat Badan Gizi Nasional (BGN)
- Kementerian Kesehatan dan Kementerian Pendidikan
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia
- Instansi pemerintah daerah (Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan)
- Siswa sekolah (usia 6–18 tahun): SD, SMP, SMA, MTs, MA, SMK, SDI
- Orang tua atau wali murid
- Guru dan staf sekolah
- Pelaku usaha cerdas (*smart business actors*) di industri pangan
- Petani lokal
- UKM pengolahan pangan
- Distributor dan *startup* logistik pangan
- Pakar / Akademisi
- Spesialis gizi masyarakat
- Ekonom pembangunan
- Pakar kebijakan publik
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id






































