Menuju konten utama

Link Cek Daya Tampung SNBP 2026 dan Caranya

Pendaftaran SNBP 2026 dibuka hari ini, Selasa, 3 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Siswa eligible dapat mengecek daya tampung melalui link yang tersedia.

Link Cek Daya Tampung SNBP 2026 dan Caranya
Ilustrasi Pendaftaran SNPMB. foto/IStockphoto

tirto.id - Link cek daya tampung Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 dan caranya dapat menjadi acuan bagi siswa eligible. Link daya tampung tersebut dapat digunakan untuk mengetahui jumlah kuota dan mempertimbangkan pemilihan program studi tujuan.

Pendaftaran SNBP 2026 berlangsung mulai hari ini, Selasa, 3 Februari 2026 pukul 15.00 WIB. Pada tahap pendaftaran, siswa eligible perlu memilih program studi dan kampus impian. Secara keseluruhan, SNBP 2026 diikuti oleh 76 perguruan tinggi negeri (PTN) Akademik, 44 PTN Vokasi, dan 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).

Masing-masing perguruan tinggi tersebut menyediakan daya tampung per prodi. Perlu dicermati, tiap prodi memiliki jumlah kuota atau dayatampung yang berbeda. Jumlah daya tampung tersebut dapat diketahui dan diakses oleh siswa secara terbuka.

Link Cek Daya Tampung SNBP 2026

Sesuai jadwal yang dirilis oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026, pendaftaran SNBP 2026 berlangsung pada periode 3-18 Februari 2026. Pada tahap ini, siswa perlu memilih jurusan dan kampus tujuan.

Mengacu aturan yang telah ditetapkan oleh Panitia SNPMB, siswa eligible diperbolehkan memilih prodi di di PTN Akademik, dan/atau PTN Vokasi. Setiap siswa dapat memilih dua program studi dari satu atau dua PTN. Jika memilih satu program studi, siswa dapat memilih PTN yang berada di provinsi mana pun.

Apabila memilih dua program studi, salah satu program studi harus berada di PTN pada provinsi yang sama dengan SMA/MA/SMK asalnya. Dalam hal ini, siswa dapat mengetahui daftar program studi yang dibuka dan daya tampung SNBP pada sub menu laman SNPMB.

Siswa juga diperbolehkan untuk memilih prodi lintas jurusan. Hal ini sejalan dengan prinsip multidisiplin yang diterapkan dalam Kurikulum Merdeka. Dalam kurikulum tersebut, fokus penilaian tidak lagi hanya pada rumpun ilmu tertentu (IPA/IPS/Bahasa), melainkan pada potensi dan kompetensi holistik siswa.

Dalam konteks SNPMB 2026, daya tampung jurusan adalah jumlah maksimal kursi atau kapasitas yang disediakan oleh suatu prodi di PTN. Daya tampung sering kali dibandingkan dengan jumlah peminat tahun sebelumnya. Jika daya tampungnya sedikit tapi peminatnya ribuan, maka tingkat persaingannya sangat ketat.

Dengan demikian, jumlah daya tampung dan data peminat tahun lalau dapat menjadi rujukan dan pertimbangan bagi siswa untuk menentukan pilihan prodi.

Agar lebih mudah, berikut link cek daya tampung SNBP 2026 yang dapat diakses oleh siswa eligible sebelum melakukan pendaftaran:

Jumlah Daya Tampung SNBP 2026

Cara Cek Daya Tampung SNBP 2026

Jalur SNBP 2026 hanya diperuntukkan bagi siswa eligible, dan tidak bisa diikuti oleh lulusan gap year tahun 2024 dan 2025. Dalam hal ini, lulusan gap year dapat megikuti jalur lain untuk masuk PTN.

Adapun komponen penilaian pada SNBP 2026 ialah nilai rapor seluruh mata pelajaran memiliki bobot nilai paling sedikit 50 persen. Kemudian, bobot nilai mata pelajaran pendukung, portofolio, dan/atau prestasi, paling banyak 50 persen. Kendati begitu, komposisi persentase kedua komponen tersebut ditetapkan oleh masing-masing PTN.

Siswa eligible dapat mengecek daya tampung SNBP 2026 dengan mengunjungi laman resmi SNPMB. Situs ini menyediakan fitur pencarian daya tampung dan jumlah peminat dari berbagai program studi di PTN seluruh Indonesia. Cukup ketik nama kampus atau prodi yang ingin dituju.

Berikut langkah-langkah cara cek daya tampung SNBP 2026 yang dapat menjadi acuan:

  • Buka situs resmi SNPMB.
  • Klik opsi menu (ikon tiga garis) di sisi kiri atas.
  • Klik bagian "SNBP".
  • Pilih "Daya Tampung SNBP".
  • Pilih “PTN Akademi/Vokasi/PTKIN”
  • Klik nama universitas
  • Jumlah daya tampung akan muncul beserta peminat tahun 2025, jenjang pendidikan, dan portofolio yang wajib dilampirkan.
Pembaca yang ingin mengakses artikel SNPMB 2026 atau artikel lainnya dapat membuka tautan di bawah ini:

Link Artikel tentang SNPMB 2026

Baca juga artikel terkait SNBP 2026 atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo