tirto.id - Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan Liga Muslim Dunia bakal membantu pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi. Hal ini ia nyatakan usai Sekjen Liga Muslim Dunia, Syaikh Muhammad Abdul Karim Al-Issa, menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Menurut Dahnil, Liga Muslim Dunia bakal membantu pembangunan Kampung Haji dengan berkomunikasi kepada Pemerintah Arab Saudi.
"Liga Muslim Dunia akan ikut bicara dengan Pemerintah Saudi Arabia, dalam hal ini Prince Crown, MBS [Mohammed bin Salman], untuk sama-sama mempermudah rencana Indonesia untuk membangun Kampung Haji di Saudi Arabia," ucapnya di Istana, Kamis.
Dahnil menyatakan merespons bantuan Liga Muslim Dunia, Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dia. Prabowo disebut akan memperbaiki pelayanan haji Indonesia melalui pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi.
Dahnil belum menyampaikan lebih lanjut soal kapan Liga Muslim Dunia bakal berkomunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi terkait pembangunan Kampung Haji.
"Beliau [Prabowo] berterima kasih kepada Liga Muslim Dunia, terutama Pemerintah Saudi Arabia, karena terkait dengan mengizinkan Indonesia untuk berencana membangun Kampung Haji di Arab Saudi," tuturnya.
"Kemudian Presiden juga berharap Kampung Haji ini bisa memperbaiki terus-menerus pelayanan haji di masa yang akan datang," sambung Dahnil.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan P Roeslani, memperkirakan kampung haji yang direncanakan dibangun di Mekkah, Arab Saudi akan membuka kesempatan bagi lebih dari 7.500 tenaga kerja baru.
Tidak hanya itu, proyek yang sudah masuk dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tersebut juga dinilai akan menghasilkan nilai ekonomi lebih dari Rp2,5 triliun per tahun.
“(Proyek pembangunan Kampung Haji) diproyeksikan membuka hingga 7.500 lapangan kerja bagi tenaga kerja Indonesia serta menghasilkan nilai ekonomi lebih dari Rp2,5 triliun per tahun melalui penguatan ekosistem halal,” papar Rosan, dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, di Komplek Parlemen, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (2/12/2025).
Di sisi lain, selain meningkatkan pelayanan terhadap jamaah, Proyek Kampung Haji juga diperkirakan akan membuka peluang ekonomi baru bagi Indonesia. Kemudian, juga dapat meningkatkan standar pelayanan publik bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah haji.
“Proyek ini dijalankan melalui dua pendekatan, yakni mengikuti proses lelang lahan yang dibuka otoritas Arab Saudi serta mengeksplorasi opsi akuisisi aset dan pengembangan lahan alternatif,” tambah Rosan.
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id





























