Menuju konten utama

La'eeb & Daftar Maskot Piala Dunia Sejak 1966 hingga 2022

Laeeb menjadi maskot Piala Dunia 2022. Berikut ini daftar maskot Piala Dunia sejak 1966.

La'eeb & Daftar Maskot Piala Dunia Sejak 1966 hingga 2022
La’eeb Maskot Piala Dunia 2022.(Twitter.com/@FIFAworldcup)

tirto.id - La’eeb telah diluncurkan sebagai maskot resmi Piala Dunia 2022 di Qatar dalam drawing putaran final yang berlangsung di Doha pada Jumat, 1 April 2022. Apa keunikan La'eeb dibandingkan maskot Piala Dunia terdahulu mulai dari Willie (Piala Dunia 1966), Footix (1998), Goleo IV (2006), hingga Zabivaka (2018)?

“Kami senang untuk memperkenalkan La’eeb sebagai Maskot Resmi untuk Piala Dunia pertama di Timur Tengah dan Arab. Dia berasal dari mascot-verse, tempat yang tidak terlukiskan. Kami mendorong semua orang untuk membayangkan seperti apa bentuknya," papar Khalid Ali Al Mawlawi Deputi Direktur Jenderal, Pemasaran, dan Komunikasi FIFA dikutip situs web resmi badan sepak bola dunia tersebut pada Jumat (1/4/202).

Nama La'eeb diambil dari kata bahasa Arab yang berarti “pemain yang sangat terampil". La’eeb yang digambarkan suka berpetualang, menyenangkan, dan penuh rasa ingin tahu, mendorong semua orang percaya pada diri sendiri lewat sebuah slogan “Now is All”. Dengan kata lain, kehadiran maskot ini dimaksudkan untuk membawa kegembiraan sepak bola bagi semua orang.

“La’eeb akan memainkan peran penting saat kami melibatkan penggemar, tua maupun muda, dalam pengalaman Piala Dunia FIFA Qatar,” tambah Al Mawlawi.

Pernyataan Al Mawlawi menyiratkan optimisme bahwa La'eeb akan memberi inspirasi dan semangat selama Piala Dunia 2022 yang akan berlangsung dalam jadwal yang tidak biasanya, dari 21 November hingga 18 Desember 2022.

Usai diluncurkan secara resmi, La’eeb mengundang perhatian di media sosial karena bentuknya yang diasosiasikan sebagai hantu hingga ikan pari. Karakter dari La’eeb sendiri sesungguhnya diadaptasi dari ghutra atau juga dikenal keffiyeh, penututup kepala tradisional yang biasa digunakan di Timur Tengah.

Dalam video yang dirilis sebagai tanda pengungkapan sang maskot Piala Dunia 2022, La’eeb membawa RedOne penyanyi-penulis lagu Maroko-Swedia yang merupakan Eksekutif Kreatif Hiburan FIFA, ke Mascotverse, sebuah alam semesta paralel yang dihuni oleh maskot Piala Dunia.

Video tersebut menampilkan beberapa maskot Piala Dunia edisi sebelumnya, seperti Willie, maskot Piala Dunia 1966 yang diperlihatkan tengah menunggu bus London di sebelah kotak telepon merah.

Selain Willie, maskot lain yang dapat dikenali adalah Naranjito, maskot Piala Dunia 1982 di Spanyol dengan karakter jeruk, Junanito bocah laki-laki dengan topi sombreno pada Piala Dunia 1970 di Meksiko, hingga Pique cabai asal Meksiko yang berkumis dan bertopi sebagai maskot Piala Dunia 1986 di Meksiko.

Daftar Maskot Piala Dunia sejak 1966 hingga 2022

Maskot resmi memang telah memainkan peranan penting dalam Piala Dunia FIFA karena menjadi elemen menarik dari turnamen sepak bola ini. Maskot menunjukkan ciri khas tiap negara penyelenggara kompetisi dan menandai tiap edisi Piala Dunia.

Maskot meramaikan suasana kompetisi dengan unik. Ia berguna untuk mempromosikan kompetisi serta menghibur penonton. Selain itu, maskot juga berfungsi untuk penggunaan secara ekstensif oleh Afiliasi Komersial Piala Dunia FIFA demi kepentingan program lisensi dan merchandising.

Maskot resmi pertama diperkenalkan pada Piala Dunia FIFA 1966. Maskot itu berwujud seekor singa dengan memakai kostum Union Jack dan diberi nama Willie. Selain sebagai maskot, Willie digunakan sebagai subjek lagu Piala Dunia tahun tersebut, yang berjudul "World Cup Willie (Where in this World are We Going)" dibawakan Lonnie Donegan.

Tren digunakannya maskot dilanjutkan pada gelaran Piala Dunia edisi-edisi berikutnya. Karakter maskot yang berasal dari hewan kerap digunakan untuk kompetisi ini. Misalnya, dalam empat edisi terakhir Piala Dunia, semua maskot berasal dari hewan.

Goleo yang merupakan representasi singa jadi maskot Piala Dunia 2006 di Jerman. Ada pula macan tutul dengan rambut nyentrik bernama Zakumi pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Berikutnya, Fuleco, seekor armadillo dengan kaki yang menonjol untuk Piala Dunia 2014 di Brasil. Terakhir, ada serigala Siberia dengan nama “Zabivaka” menjadi maskot untuk turnamen tersebut di Rusia.

Karakter selain hewan terakhir digunakan sebagai maskot pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea Selatan. Terdiri dari tiga makhluk rekaan, mereka dikenal dengan nama Ato, Kaz, dan Nik yang tergabung dalam tim “Atmoball”. La’eeb sebagai maskot Piala Dunia 2022 di Qatar melanjutkan kembali karakter maskot yang bukan hewan.

Penggemar sepak bola akan dapat segera mengunduh GIF dan stiker La’eeb melalui sejumlah media sosial, termasuk Facebook, Instagram, Twitter, Tiktok, WhatsApp, dan Snapchat. Screensaver dan filter La’eeb juga akan tersedia untuk diunduh semua orang.

Berikut adalah daftar maskot resmi Piala Dunia sejak 1966 hingga 2022:

1966 Inggris - Willie (seekor singa)

1970 Meksiko - Juanito (seorang bocah laki-laki)

1974 Jerman Barat - Tip and Tap (dua anak laki-laki)

1978 Argentina - Gauchito (seorang pemain sepak bola)

1982 Spain - Naranjito (jeruk)

1986 Meksiko - Pique (cabai)

1990 Italia - Ciao (sebuah figur stik)

1994 Amerika Serikat - Striker (seekor anjing)

1998 Prancis - Footix (seekor ayam)

2002 Korea/Japan - Spheriks (Spheriks)

2006 Germany - GOLEO VI (lion)

2010 Afrika Selatan - Zakumi (macan tutul)

2014 Brasil - Fuleco (armadillo)

2018 Rusia – Zabivaka (serigala Siberia)

2022 Qatar – La’eeb (ghutra)

Baca juga artikel terkait PIALA DUNIA 2022 atau tulisan lainnya dari Ahmad Yasin

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Ahmad Yasin
Penulis: Ahmad Yasin
Editor: Fitra Firdaus