Menuju konten utama

Laba Bank Mandiri Tembus Rp24,5 Triliun di Semester I 2025

Laba tersebut turun 7,7 persen secara tahunan dibandingkan perolehan laba pada semester I 2024 sebesar Rp26,55 triliun.

Laba Bank Mandiri Tembus Rp24,5 Triliun di Semester I 2025
Gedung Bank Mandiri. FOTO/Dok. Mandiri

tirto.id - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan laba bersih sebesar Rp24,5 triliun pada semester I 2025. Angka tersebut turun 7,7 persen secara tahunan (year on year/yoy), dibandingkan perolehan laba pada semester I 2024 yang masih sebesar Rp26,55 triliun.

Meski begitu, total pendapatan bank dengan kode saham BMRI itu masih tumbuh 5,43 persen (yoy) mencapai Rp73,4 triliun.

“Rangkaian kinerja positif tersebut mendorong Bank Mandiri untuk menghasilkan PPOP (Laba Operasional Pra-Provisi) sebesar Rp40,7 triliun dan laba bersih sebesar Rp24,5 triliun,” ujar Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (19/9/2025).

Kinerja keuangan BMRI pada paruh pertama 2025 ini didorong oleh kenaikan penyaluran kredit hingga 11 persen (yoy), dari di periode yang sama di tahun sebelumnya senilai Rp1.532,35 triliun menjadi Rp1.701,21 triliun. Jika dirinci, kredit wholesale Bank Mandiri tumbuh 12,3 persen (yoy) menjadi 925 triliun dan kredit retail tumbuh 8,05 persen (yoy) menjadi Rp402 triliun.

“Lebih lanjut, kualitas bisnis secara konsisten kami jaga melalui pelaksanaan praktik-praktik dan banking dengan memegang teguh prinsip kehati-hatian. Hal ini tercermin dari rasio NPL (kredit macet) bank only yang terjaga dengan baik di level 1,08 persen,” tambah Novita.

Pertumbuhan penyaluran kredit itu lantas membuat pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) Perusahaan naik 6,73 persen (yoy) menjadi Rp52,4 triliun. Sementara pendapatan non-bunga tumbuh 7,82 persen (yoy) mencapai Rp20,9 triliun. Secara keseluruhan, total pendapatan tumbuh sebesar 5,43 persen year on year atau mencapai Rp73,4 triliun.

Pada saat yang sama, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun Perseroan tumbuh 10,7 persen (yoy) di semester I 2025 menjadi Rp1.828,48 triliun, dari periode Juni 2024 yang sebesar Rp1.651,02 triliun.

Kinerja yang baik tersebut juga tercermin dari rasio-rasio kinerja utama Bank Mandiri sebagai berikut, Loan to Deposit Ratio (LDR) berada di 90,2 persen. Hal ini memberikan ruang yang lebih optimal bagi ekspansi Bank Mandiri ke depannya. Rasio CASA yang semakin baik turut mendorong peningkatan margin bunga bersih atau net interest margin.

"Tingkat kredit beresiko atau loan at risk (LAR) juga menunjukkan profil yang semakin baik,” ujar Novita.

Baca juga artikel terkait LABA BUMN atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Dwi Aditya Putra