Kursi Prioritas Difabel Diserobot Pejabat, Dirut Garuda Minta Maaf

Reporter: Selfie Miftahul Jannah - 10 Mei 2022 12:08 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Seorang penumpang difabel batal terbang dari Bandara Kualanamu ke Bandara Soekarno-Hatta lantaran kursi prioritasnya diserobot seorang pejabat.
tirto.id - Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra meminta maaf terkait masalah kursi prioritas penerbangan pesawat GA 121 rute Kualanamu-Jakarta.

Irfan menanggapi keluhan penumpang difabel yang batal terbang dari Bandara Kualanamu ke Bandara Soekarno-Hatta lantaran kursi prioritasnya diserobot seorang pejabat. Penumpang itu pun terpaksa mengatur ulang jadwal penerbangannya.

"Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf sebesar besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami oleh penumpang pada penerbangan tersebut," kata Irfan dalam keterangan tertulis, Selasa (10/5/2022).

Irfan memastikan Garuda Indonesia bakal mengevaluasi kejadian ini agar tidak terulang kembali.

"Hal ini tentunya menjadi catatan dan masukan penting bagi kami untuk terus mengoptimalkan kualitas layanan penerbangan bagi pelanggan kami," kata dia.

Irfan menjelaskan penumpang tersebut telah terjadwalkan dalam penerbangan GA 189 rute Kualanamu-Jakarta dengan kursi prioritas. Namun karena terdapat perubahan penerbangan, maka penumpang tersebut harus melanjutkan perjalanan dengan penerbangan GA 121 rute Kualanamu-Jakarta.

Menurut Irfan, hal itu mengakibarkan penyesuaian nomor kursi penerbangan berdasarkan ketersediaan kursi pada penerbangan GA 121.

"Saat ini penumpang tersebut telah kami jadwalkan untuk kembali melaksanakan penerbangan, pada Selasa (10/5/2022) menggunakan penerbangan GA 121 rute Kualanamu-Jakarta dengan kursi prioritas. Kami juga akan terus berkomunikasi dengan penumpang tersebut dan memastikan kebutuhan service recovery yang diperlukan untuk kami penuhi," ujarnya.

Penumpang penyandang disabilitas itu menyampaikan keluhan lewat akun Twitter, @sashymymahal. Dia protes lantaran kursi prioritas untuknya telah diduduki seorang pejabat sehingga kursi untuknya dipindah bersama penumpang umum. Dia lalu memutuskan penjadwalan ulang untuk penerbangan hari selanjutnya.

"...Semoga aja besok gada drama dan saya duduk di seat seharusnya. Saya gamau juga dispesialin tapi namanya saya disabilitas mau gimana? kalo ada apa-apa gimana? masa tadi aslinya bahkan seat saya dipindahin dekat pintu emergency. Pesawat kenapa-kenapa nyaho lu pada gue gabisa tolongin," twit dia.


Baca juga artikel terkait PESAWAT GARUDA INDONESIA atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight