Menuju konten utama

Kuota Impor Gula Konsumsi Tahun Ini Dikurangi

Volume impor gula konsumsi pada tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan kuota impor gula pada 2023 yaitu 991.000 ton.

Kuota Impor Gula Konsumsi Tahun Ini Dikurangi
Pekerja melakukan bongkar muat gula kristal putih impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/4/2023).ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/tom.

tirto.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memberikan kuota impor gula mencapai 5,48 juta ton pada tahun ini, terdiri dari 708.609 ton gula konsumsi dan 4,77 juta ton gula untuk bahan baku industri. Volume impor gula konsumsi pada tahun ini tercatat lebih rendah dibandingkan kuota impor gula pada 2023 yaitu 991.000 ton.

“Sesuai dengan Neraca Komoditas total alokasi impor 2024, gula konsumsi adalah sebesar 708.609 ton dan untuk gula pemenuhan bahan baku industri adalah sebesar 4.772.698 ton,” kata Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) dalam acara Capaian Kinerja 2023 dan Outlook Perdagangan 2024, Kamis (4/1).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Budi Santoso, mangatakan, pemerintah masih membuka peluang untuk menambah kuota impor gula tahun ini dengan sejumlah evaluasi.

“900 ton sekian [2023]. Neraca komoditas itu bisa dievaluasi per tiga bulan atau sewaktu-waktu diperlukan itu bisa dievaluasi, mau ditambah atau dikurangi bisa, jadi ga harus langsung sekian ribu," kata Budi.

"Bisa dikurangi ditambahkan, misalkan perlu tambah kuota yang ditambah. Tapi sementara ini prediksi kita cukup segitu. Karena produksi diharapkan bisa," tambah Budi.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, impor gula pada periode Januari-Oktober 2023 sebanyak 4,08 juta ton atau turun 22% dari jumlah impor pada Januari-Oktober 2022 sebanyak 5,23 juta ton. Kemudian, per Oktober 2023 sendiri 369,57 ribu ton, naik 39,58% dari Oktober 2022 sebanyak 264,78 ribu ton.

Pada periode Januari-Oktober 2023, impor gula Indonesia dari Brazil seberat 819,26 ribu ton, turun 0,23% dari periode yang sama tahun lalu sebanyak 821,16 ribu ton. Lalu, dari Australia 662,8 ribu ton atau naik 29,82% dari sebelumnya 510,55 ribu ton, dan dari Thailand sebanyak 2,28 juta ton, turun 2,59% dari sebelumnya 2,34 juta ton.

Baca juga artikel terkait IMPOR GULA atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Flash news
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Intan Umbari Prihatin