tirto.id - Deskripsi ekskul paskibra menjadi acuan guru saat menilai siswa SMP dan SMA. Guru menilai disiplin, mental, kepribadian, dan wawasan kebangsaan peserta. Sekolah menerapkan kategori nilai A, B, hingga C secara terukur.
Dalam satu semester, sekolah mendorong siswa aktif di luar kelas. Contoh penilaian ekstrakurikuler membantu menilai peran, konsistensi, dan capaian siswa. Kegiatan ini membentuk bakat dan karakter nonakademik.
Sekolah menyelenggarakan beragam ekskul, dari pramuka hingga paskibra. Setiap kegiatan memakai indikator berbeda sesuai karakter latihan. Deskripsi paskibra di raport merangkum sikap, ketangguhan, dan komitmen siswa.
Ragam Kegiatan Ekskul Paskibra
Paskibra merupakan ekstrakurikuler untuk membentuk pasukan yang bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera merah putih ketika upacara hari senin atau peringatan nasional lain. Paskibra juga memuat kegiatan lain seperti latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), pelantikan anggota, dan sebagainya.
Siswa akan dilatih mengenai gerakan PBB di tempat, seperti sikap sempurna, istirahat di tempat, lencang kanan/kiri, lencang depan, hadap kanan, hadap kiri, hadap serong kanan, hadap serong kiri, balik kanan, jalan di tempat, hingga hormat bendera. Selain itu, ada pula latihan gerakan PBB meninggalkan tempat seperti langkah tegap, langkah biasa, langkah ke kanan, kiri, depan, atau belakang, hingga haluan kanan/kiri.
Selain baris-berbaris, ekskul paskibra juga mengajarkan kedisiplinan kepada para anggotanya. Kegiatan ekstrakurikuler ini menanamkan nilai-nilai tentang cinta tanah air, patriotisme, hingga kepemimpinan.
Contoh Deskripsi Penilaian Ekskul Paskibra di Raport
Di akhir semester, setiap peserta didik yang mengikuti Paskibra akan mendapatkan nilai tentang keaktifan dan pemahamannya tentang ekskul ini di dalam rapor. Dalam menuliskan penilaian Paskibra di buku rapor, wali kelas membutuhkan contoh deskripsi. Berikut ini contoh deskripsi ekskul paskibra untuk raport peserta didik.
- Abrit, kemampuanmu dalam menjaga kerapian barisan sangat mengesankan. Demikian pula kerajinanmu dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang tidak pernah absen semester ini. Terus berlatih dengan semangat pada semester berikutnya. (A)
- Budi, kedisiplinanmu dalam latihan Paskibra menunjukkan semangat yang tinggi. Tingkatkan kerapianmu dalam koordinasi formasi bersama teman-teman. Teruslah berlatih demi hasil yang lebih baik. (A)
- Galuh, sebagai komandan peleton, kemampuan memimpin dan memberikan arahan yang jelas kepada anggota peletonmu sudah baik. Tingkatkan jiwa kepemimpinanmu pada semester kedua. (A)
- Jena selalu menjaga ketepatan waktu dalam setiap latihan paskibra. Tingkatkan kedisplinan dan kekompakan dengan rekan satu peleton. (A)
- Hilal senantiasa menghadapi tantangan yang diberikan pelatih dengan sikap positif dan tidak mudah menyerah. (A)
- Kinar selalu menjaga kualitas dalam setiap penampilan dan latihan paskibra. Terus berusaha untuk memberikan yang terbaik. (A)
- Raka menunjukkan ketelitian yang baik dalam setiap gerakan dasar PBB. Terus tingkatkan konsentrasi agar kerapian barisan tetap terjaga hingga akhir latihan. (A)
- Salsa aktif mengikuti setiap kegiatan Paskibra dan mampu menyesuaikan diri dengan formasi peleton. Tingkatkan kepercayaan diri saat tampil di depan umum. (A)
- Dimas memiliki semangat latihan yang konsisten dan mudah menerima arahan dari pelatih. Perlu meningkatkan kekompakan gerakan dengan anggota peleton lainnya. (A)
- Candra, kamu memiliki mental yang cukup baik selama mengikuti kegiatan Paskibra. Yang perlu ditambahkan adalah kerjasama bersama rekan-rekan satu peleton. Jangan ragu ketika sedang menyusun formasi. Tingkatkan lagi komunikasi dengan yang lain. (B)
- Keaktifan Dudung dalam mengikuti kegiatan paskibra sudah baik. Kuasai lagi gerakan PBB meninggalkan tempat sehingga barisan peleton lebih rapi dan sejajar. Terus lakukan koreksi untuk gerakan-gerakanmu pada semester berikutnya. (B)
- Enzi selalu bersemangat dalam menghadapi tantangan latihan Paskibra dan nyaris selalu menjadi anggota pertama yang datang saat ekstrakurikuler. Pertahankan ketekunan dan kedisiplinanmu. (B)
- Koordinasi Farah dengan rekan-rekan satu peleton sudah terlihat. Namun, perlu peningkatan fokus agar gerakan lebih selaras, tidak lebih cepat atau lebih lambat dengan teman yang lain. (B)
- Ilham masih kurang dalam mengontrol emosi dalam situasi penuh tekanan. Namun, semangatnya untuk terus berlatih sangat mengesankan. (B)
- Somat membangun komunikasi yang efektif dengan sesama anggota peleton. Teruskan latihan agar bisa mengimbangi kerapian barisan peleton. (B)
- Putri cukup baik dalam menjaga sikap sempurna dan ketepatan gerakan. Terus latih daya tahan fisik agar performa tetap stabil selama latihan panjang. (B)
- Arif menunjukkan perkembangan yang positif dalam memahami aba-aba dan formasi. Perlu meningkatkan kedisiplinan hadir tepat waktu. (B)
- Nanda mampu bekerja sama dengan anggota peleton dan menunjukkan sikap saling menghargai. Tingkatkan ketegasan dalam setiap gerakan baris-berbaris. (B)
- Rizki masih perlu meningkatkan fokus saat latihan karena beberapa kali kurang selaras dengan barisan. Namun, kemauannya untuk belajar patut diapresiasi. (B)
- Lani kurang dalam keaktifan karena beberapa kali tidak berangkat latihan paskibra. Tingkatkan kedisiplinanmu pada semester berikutnya. (C)
- Mahmud kurang disiplin dalam pengelolaan waktu karena sering terlambat. Namun, kemampuannya dalam gerakan di tempat dan gerakan meninggalkan tempat cukup baik. (C)
- Nila menunjukkan sikap tanggung jawab dalam setiap tugas yang diberikan. Namun, perlu menambah porsi latihan sendiri di rumah untuk mengimbangi kekompakan peleton. (C)
- Aulia cukup memahami gerakan dasar Paskibra, namun kurang konsisten dalam kehadiran latihan. Diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pada semester berikutnya. (C)
- Bagas masih memerlukan bimbingan dalam menjaga sikap tubuh dan kerapian barisan. Tingkatkan latihan mandiri agar kemampuan semakin berkembang. (C)
- Siti menunjukkan sikap sopan dan tanggung jawab selama kegiatan Paskibra. Namun, perlu meningkatkan keaktifan dan keberanian dalam setiap latihan. (C)
Penulis: Syamsul Dwi Maarif
Editor: Fitra Firdaus
Penyelaras: Satrio Dwi Haryono
Masuk tirto.id


































